Saturday, 18 July 2026
BREAKING
BERITA

Harga Minyak Mentah Melonjak 15% dalam Sepekan Akibat Eskalasi Konflik Timur Tengah

Oleh Emanuel July 18, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Harga minyak mentah global mengalami lonjakan signifikan, mencapai kenaikan 15% dalam kurun waktu sepekan terakhir. Kenaikan tajam ini dipicu oleh kembali memanasnya konflik di kawasan Timur Tengah, yang menimbulkan kekhawatiran terhadap pasokan energi global.

Pekan lalu, harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei 2024 tercatat naik sebesar 1,68% atau 1,41 dolar AS, ditutup pada level 85,41 dolar AS per barel. Angka ini merupakan penutupan tertinggi sejak Oktober 2023. Sementara itu, Brent Crude untuk pengiriman Mei 2024 juga menguat 1,36% atau 1,21 dolar AS, mencapai 89,17 dolar AS per barel, level penutupan tertinggi sejak Oktober 2023.

Kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan semakin meningkat pasca serangan balasan Iran terhadap Israel pada Sabtu, 13 April 2024. Serangan yang menggunakan ratusan drone dan rudal tersebut merupakan respons terhadap dugaan serangan Israel ke konsulat Iran di Damaskus, Suriah, pada awal April. Meskipun demikian, respons dari Israel belum terlihat hingga berita ini diturunkan, menciptakan ketidakpastian di pasar energi.

Analis pasar komoditas, Lukman, menyoroti dampak langsung dari ketegangan geopolitik ini. “Kondisi di Timur Tengah saat ini menjadi faktor dominan yang mendorong kenaikan harga minyak. Potensi eskalasi lebih lanjut dapat mengganggu jalur pengiriman dan produksi, sehingga pasar bereaksi dengan menaikkan harga sebagai antisipasi,” ujar Lukman.

Lonjakan harga minyak ini tidak hanya berdampak pada pasar energi internasional, tetapi juga berpotensi memicu kenaikan harga bahan bakar di berbagai negara, termasuk Indonesia. Ketergantungan global pada pasokan minyak dari Timur Tengah membuat setiap gejolak di kawasan tersebut memiliki efek domino yang signifikan.

Sebelumnya, harga minyak mentah sudah menunjukkan tren kenaikan dalam beberapa waktu terakhir. Data menunjukkan bahwa harga minyak mentah WTI dan Brent Crude telah mengalami kenaikan kumulatif sebesar 15% selama sepekan terakhir. Kenaikan ini mencerminkan kekhawatiran pasar yang terus berlanjut terhadap stabilitas pasokan minyak global di tengah ketegangan geopolitik yang meningkat.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait