Persebaya Surabaya berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Persija Jakarta dalam laga Piala Presiden 2026. Gol penentu kemenangan tim Bajul Ijo dicetak melalui gol bunuh diri pemain Persija. Pelatih Persebaya, Aji Santoso, memuji intensitas pressing para pemainnya yang menjadi kunci keberhasilan timnya dalam pertandingan tersebut.
Aji Santoso mengungkapkan kegembiraannya atas performa anak asuhnya, terutama dalam menerapkan skema pressing ketat. “Saya lihat pressing anak-anak luar biasa hari ini. Intensitasnya tinggi. Itu yang membuat kita bisa mengontrol jalannya pertandingan,” ujar Aji Santoso usai laga.
Gol tunggal yang tercipta pada menit ke-36 berawal dari skema serangan balik cepat Persebaya. Umpan silang dari sisi kanan pertahanan Persija gagal diantisipasi dengan baik oleh bek lawan, yang akhirnya berujung pada gol bunuh diri. Momen ini menjadi momen krusial yang membedakan kedua tim di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Lebih lanjut, Aji Santoso menyoroti bagaimana pressing yang efektif mampu merepotkan lini tengah Persija. Hal ini membuat tim Macan Kemayoran kesulitan mengembangkan permainan dan membangun serangan dari lini belakang. “Kita tahu Persija punya pemain-pemain berkualitas di lini tengah, tapi dengan pressing kita, mereka kesulitan untuk keluar dari tekanan,” tambahnya.
Kemenangan ini tidak hanya memberikan tiga poin bagi Persebaya di Piala Presiden 2026, tetapi juga menjadi modal berharga untuk laga-laga selanjutnya. Aji Santoso berharap performa serupa dapat terus dipertahankan oleh para pemainnya di setiap pertandingan yang akan dihadapi.
