Ganda putra Malaysia, Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin, terpaksa mengundurkan diri dari turnamen China Masters 2026. Keputusan ini menimbulkan pertanyaan, namun rekan sesama atlet Indonesia, Ali Faathir Rayhan dan Devin Artha Wahyudi, memberikan sedikit gambaran mengenai alasan di balik langkah tersebut.
Menurut Ali Faathir Rayhan, salah satu faktor utama yang menyebabkan Goh Sze Fei/Nur Izzuddin tidak dapat melanjutkan pertandingan adalah terkait dengan kondisi fisik yang kurang prima. Ia mengungkapkan bahwa masalah kesehatan menjadi kendala signifikan bagi pasangan asal Negeri Jiran tersebut untuk tampil maksimal di kejuaraan yang berlangsung di China.
“Mereka memang ada masalah kesehatan,” ujar Ali Faathir Rayhan, memberikan keterangan kepada awak media. Pernyataan ini menguatkan dugaan bahwa bukan murni faktor teknis atau strategi yang membuat mereka absen dari turnamen.
Lebih lanjut, Ali Faathir Rayhan juga menyinggung mengenai target yang dipasang oleh dirinya dan pasangannya, Devin Artha Wahyudi, di ajang China Masters 2026. Meskipun tidak merinci angka spesifik, ia menyiratkan ambisi untuk dapat memberikan penampilan terbaik dan meraih hasil yang memuaskan dalam turnamen tersebut. Keikutsertaan mereka di China Masters menjadi ajang pembuktian dan pematangan diri di kancah internasional.
Kejadian mundurnya pasangan seperti Goh Sze Fei/Nur Izzuddin memang kerap terjadi dalam dunia bulu tangkis profesional, di mana tuntutan fisik dan mental yang tinggi seringkali menjadi tantangan tersendiri. Cedera atau kondisi kesehatan yang menurun bisa seketika menghentikan langkah seorang atlet, meskipun persiapan telah dilakukan secara matang. Bagi Ali/Devin, hal ini menjadi pelajaran berharga sekaligus motivasi untuk terus menjaga kebugaran dan kesiapan diri dalam setiap kompetisi.
