Saturday, 11 July 2026
BREAKING
DUNIA

Gelombang Kedua Topan Mengancam China: Jutaan Warga Dievakuasi dari Zhejiang

Oleh Rini Widiyarti July 11, 2026 1 hour lalu 0 komentar

China bersiap menghadapi ancaman badai topan kedua dalam sepekan. Topan Bavi diprediksi segera menghantam daratan, memaksa ratusan ribu warga di Provinsi Zhejiang Timur untuk mengungsi.

Kota Wenzhou menjadi salah satu wilayah yang paling rentan. Lokasinya yang berdekatan dengan jalur lintasan badai membuat otoritas setempat mengambil langkah evakuasi darurat.

Langkah ini diambil sebagai antisipasi terhadap potensi kerusakan parah yang dapat ditimbulkan oleh topan. Sejarah menunjukkan bahwa badai serupa kerap membawa dampak destruktif.

Pemerintah setempat telah mengerahkan seluruh sumber daya untuk memastikan keselamatan warga. Evakuasi dilakukan secara bertahap sejak kemarin.

Ratusan ribu penduduk dievakuasi dari wilayah pesisir Provinsi Zhejiang. Prioritas diberikan kepada mereka yang tinggal di daerah berisiko tinggi.

Badan meteorologi China memantau ketat pergerakan Topan Bavi. Kekuatan badai ini diperkirakan terus meningkat seiring mendekatnya titik pendaratan.

Peringatan dini telah dikeluarkan kepada seluruh nelayan dan kapal-kapal yang beroperasi di Laut China Timur. Mereka diimbau untuk segera mencari pelabuhan terdekat.

Topan Bavi merupakan badai kedua yang menghantam China dalam waktu singkat. Pekan lalu, Topan Maysa juga sempat menimbulkan kekhawatiran, meskipun dampaknya tidak separah yang diprediksi.

Kondisi cuaca ekstrem ini menjadi tantangan tersendiri bagi China, terutama dalam upaya pemulihan pasca-pandemi COVID-19.

Otoritas terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas penyelamat. Berbagai posko darurat telah disiapkan untuk menampung para pengungsi.

Kesiapan infrastruktur dan logistik menjadi kunci utama dalam menghadapi bencana alam seperti ini. Pihak berwenang memastikan ketersediaan kebutuhan pokok bagi para pengungsi.

Perkiraan cuaca menunjukkan Topan Bavi akan mencapai daratan pada hari Rabu waktu setempat. Dampak terkuat diperkirakan terjadi di wilayah pesisir timur.

Masyarakat diimbau untuk tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan. Informasi terkini akan terus diperbaharui oleh badan meteorologi nasional.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait