Saturday, 25 July 2026
BREAKING
DUNIA

Gelombang Kebakaran Landa Prancis dan Spanyol, Ratusan Ribu Terpaksa Mengungsi

Oleh Heni Maulidya July 25, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Lebih dari 166 ribu warga Prancis dan Spanyol terpaksa meninggalkan rumah mereka akibat kebakaran hutan yang semakin meluas pada Jumat (24/7). Situasi darurat ini memaksa otoritas kedua negara mengerahkan seluruh sumber daya untuk memadamkan api yang terus menjalar.

Di Prancis, fokus utama penanganan kebakaran berada di wilayah Gironde, Nouvelle-Aquitaine. Sejak Selasa (19/7), api telah menghanguskan sekitar 10.500 hektar lahan, memaksa evakuasi ribuan penduduk. Lebih dari 1.000 petugas pemadam kebakaran, didukung oleh 12 pesawat pengebom air, berjuang keras mengendalikan kobaran api yang diperparah oleh suhu tinggi dan angin kencang.

Perdana Menteri Prancis Élisabeth Borne meninjau langsung lokasi kebakaran di La Teste-de-Buch, Gironde. Ia menyatakan komitmen pemerintah untuk memberikan dukungan penuh. “Kami akan melakukan segalanya, kami akan mendukung para petugas pemadam kebakaran, kami akan mendukung para sukarelawan, kami akan mendukung para penduduk,” ujar Borne, menegaskan pentingnya penanganan cepat dan efektif.

Sementara itu, Spanyol juga menghadapi krisis serupa. Kebakaran hutan terparah dilaporkan terjadi di beberapa wilayah, termasuk Castilla y León, Galicia, dan Andalusia. Hingga Jumat (24/7), tercatat lebih dari 17.000 hektar lahan terbakar di Castilla y León saja. Di Galicia, lebih dari 3.000 orang dievakuasi dari wilayah Ourense akibat kobaran api yang melahap 3.500 hektar hutan.

Pihak berwenang di Spanyol menduga sebagian besar kebakaran disebabkan oleh ulah manusia, baik yang disengaja maupun kelalaian. “Ada kemungkinan besar bahwa sebagian besar kebakaran ini disebabkan oleh aktivitas manusia,” kata seorang juru bicara dari pemerintahan regional Castilla y León, menggarisbawahi pentingnya kesadaran publik dalam pencegahan kebakaran hutan.

Gelombang panas ekstrem yang melanda Eropa selatan menjadi faktor utama memburuknya situasi. Suhu yang terus merangkak naik, mencapai lebih dari 40 derajat Celsius di beberapa wilayah, menciptakan kondisi yang sangat rentan terhadap penyebaran api. Upaya pemadaman terus dilakukan dengan intensif, namun tantangan cuaca dan luasnya area terdampak membuat penanganan menjadi sangat kompleks.

Bagikan: Facebook X WhatsApp