Wednesday, 26 August 2026
BREAKING
BERITA

Gebrakan TAAT Bela Kiai Ta’in Tebuireng yang Dilaporkan ke Polisi Jelang Muktamar NU

Oleh Emanuel August 26, 2026 57 minutes lalu 0 komentar

Tim Advokasi dan Pengawalan Hukum Alumni Tebuireng (TAAT) menyatakan sikap tegas membela KH Musta’in Syafi’i, atau yang akrab disapa Kiai Ta’in, pengasuh Pondok Pesantren Madrosatul Qur’an Tebuireng. Pembelaan ini muncul menyusul pelaporan KH Musta’in Syafi’i ke Bareskrim Polri.

Langkah TAAT ini diambil sebagai respons atas laporan yang diajukan terhadap Kiai Ta’in menjelang pelaksanaan Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU). Aliansi alumni Tebuireng ini menegaskan komitmennya untuk mendampingi dan mengawal KH Musta’in Syafi’i dalam menghadapi proses hukum tersebut.

KH Musta’in Syafi’i dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan pelanggaran hukum. Meskipun belum ada rincian spesifik mengenai pokok laporan tersebut, TAAT meyakini bahwa Kiai Ta’in adalah figur yang terhormat dan memiliki rekam jejak yang baik di kalangan NU. Oleh karena itu, mereka merasa perlu untuk memberikan dukungan penuh.

“Kami dari TAAT tidak akan tinggal diam. Kami akan pasang badan untuk Kiai Ta’in. Kami siap mendampingi beliau dalam setiap proses yang harus dijalani,” ujar salah seorang perwakilan TAAT, seperti dikutip dari sumber yang ada. Pernyataan ini menggarisbawahi keseriusan TAAT dalam memberikan advokasi hukum dan dukungan moral kepada Kiai Ta’in.

Pelaporan terhadap Kiai Ta’in ini sendiri terjadi di tengah dinamika yang sedang hangat menjelang Muktamar NU. Keberadaan pelaporan ini dikhawatirkan dapat menimbulkan kegaduhan dan mengganggu konsentrasi para pihak yang terlibat dalam persiapan Muktamar. TAAT berharap agar proses hukum yang dihadapi Kiai Ta’in dapat berjalan dengan adil dan transparan.

Lebih lanjut, TAAT berencana untuk segera melakukan langkah-langkah strategis guna mengklarifikasi dan menyelesaikan persoalan yang tengah dihadapi oleh Kiai Ta’in. Dukungan dari berbagai elemen alumni Tebuireng diharapkan dapat memperkuat posisi Kiai Ta’in dan menunjukkan solidaritas komunitas pesantren.

Bagikan: Facebook X WhatsApp