Friday, 4 September 2026
BREAKING
SEPAKBOLA

FIFA Tuding UEFA Lakukan “Kampanye Kotor” Terhadap Gianni Infantino

Oleh Danu Ilham September 4, 2026 55 minutes lalu 0 komentar

Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) melayangkan tudingan serius kepada Uni Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA), menuduh badan sepak bola Eropa itu melancarkan “kampanye kotor” terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino dan jajaran kepemimpinan federasi dunia tersebut. Tuduhan ini mencuat di tengah ketegangan yang terus meningkat antara kedua organisasi sepak bola terbesar di dunia.

FIFA menyatakan bahwa kampanye tersebut bertujuan untuk mendiskreditkan Infantino dan FIFA secara keseluruhan. Pernyataan resmi dari FIFA menyebutkan bahwa aksi UEFA ini merupakan upaya terkoordinasi untuk merusak reputasi dan integritas FIFA serta kepemimpinannya. FIFA menegaskan bahwa tindakan ini tidak dapat diterima dan melanggar prinsip-prinsip kerja sama yang seharusnya terjalin antar organisasi.

Meskipun FIFA tidak merinci secara spesifik tindakan apa saja yang dikategorikan sebagai “kampanye kotor” tersebut, namun tudingan ini mengindikasikan adanya perselisihan mendalam terkait isu-isu strategis dalam tata kelola sepak bola global. Ketegangan antara FIFA dan UEFA telah lama terlihat, terutama terkait dengan ide-ide reformasi kompetisi dan distribusi pendapatan yang diusulkan oleh FIFA.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang merupakan mantan Sekretaris Jenderal UEFA, kini berada di garis depan konflik ini. Hubungan antara FIFA dan UEFA semakin memburuk dalam beberapa waktu terakhir, menyusul berbagai perbedaan pandangan mengenai masa depan sepak bola Eropa dan dunia. FIFA berargumen bahwa UEFA telah bertindak secara tidak profesional dan partisan dalam menyikapi kepemimpinan FIFA saat ini.

Lebih lanjut, FIFA menyatakan bahwa mereka akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk membela diri dari tuduhan-tuduhan palsu dan kampanye negatif yang dilancarkan oleh UEFA. FIFA bertekad untuk terus menjalankan mandatnya demi kemajuan sepak bola di seluruh dunia, terlepas dari hambatan yang mungkin dihadapi. Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa konflik antara kedua badan sepak bola ini kemungkinan akan terus berlanjut dan memengaruhi dinamika sepak bola internasional.

Bagikan: Facebook X WhatsApp