Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) melontarkan bantahan keras terhadap tudingan adanya hubungan pribadi antara Presiden Gianni Infantino dengan seorang mantan karyawati UEFA. Melalui pernyataan resmi yang dirilis pada Sabtu (20/01/2024), FIFA secara tegas menolak tuduhan tersebut sebagai ‘tidak benar sama sekali’. Pernyataan ini dikeluarkan di tengah meningkatnya tekanan terhadap Infantino.
Lebih lanjut, FIFA menduga adanya ‘upaya yang terkoordinasi dan berkelanjutan dari sebagian pihak untuk merusak FIFA dan presidennya’. Tuduhan ini muncul setelah UEFA mengonfirmasi adanya ‘pembayaran pengakhiran masa kerja’ kepada seorang karyawan wanita yang diduga memiliki hubungan dekat dengan Infantino saat ia masih menjabat sebagai Sekretaris Jenderal di organisasi tersebut.
FIFA menegaskan bahwa segala bentuk ‘insinuasi’ tidak seharusnya disajikan sebagai fakta. Federasi sepak bola dunia ini berkomitmen untuk melindungi reputasi institusinya dan presidennya dari serangan yang dinilai tidak berdasar. Dalam pernyataannya, FIFA juga menekankan pentingnya kebenaran dan fakta dalam setiap pemberitaan yang menyangkut organisasinya.
Tudingan yang kini mengemuka bermula dari laporan media yang mengklaim bahwa UEFA telah memberikan sejumlah dana kepada seorang karyawan wanita. Karyawan tersebut diduga memiliki hubungan personal dengan Gianni Infantino ketika ia memegang jabatan penting di UEFA sebelum akhirnya memimpin FIFA. FIFA membantah keras klaim tersebut dan menyatakan siap untuk menghadapi setiap tuduhan dengan data dan bukti yang akurat.
