Wednesday, 5 August 2026
BREAKING
BERITA

Fenomena ‘9 Naga’ Jadi Perhatian Media Asing Hong Kong

Oleh Emanuel August 5, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Sebuah isu yang sebelumnya mungkin hanya bergulir di kalangan tertentu, kini tiba-tiba menjadi sorotan media asing. South China Morning Post (SCMP), media terkemuka asal Hong Kong, baru-baru ini menerbitkan laporan mendalam yang mengupas fenomena “9 Naga”. Pemberitaan ini sontak menimbulkan pertanyaan mengenai latar belakang dan signifikansi di balik perhatian media internasional terhadap topik tersebut.

Dalam laporannya, SCMP merujuk pada sebuah artikel yang diterbitkan oleh Majalah Tempo pada 23 Mei 2022. Artikel tersebut memuat sebuah meme yang menampilkan foto Presiden Joko Widodo bersama dengan para pengusaha yang disebut sebagai “9 Naga”. Meme ini kemudian diartikan oleh SCMP sebagai sebuah narasi yang berkembang di kalangan tertentu mengenai adanya pengaruh besar dari sembilan konglomerat Tionghoa terhadap perekonomian Indonesia.

SCMP secara spesifik mengutip pernyataan dari pengamat politik yang juga merupakan Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarief. Menurut Pangi Syarief, yang dikutip oleh SCMP, “9 Naga” ini bukanlah sekadar istilah biasa, melainkan sebuah sindiran yang merujuk pada sembilan pengusaha keturunan Tionghoa yang memiliki kekuatan ekonomi signifikan dan diduga memiliki pengaruh kuat dalam kebijakan-kebijakan di Indonesia.

Lebih lanjut, pemberitaan SCMP juga menyoroti bahwa istilah “9 Naga” ini telah menjadi perbincangan hangat di media sosial, khususnya Twitter. Sejak Rabu (25/5/2022), tagar #9Naga menjadi trending topic, menunjukkan tingginya minat publik terhadap isu ini. Hal ini menunjukkan bahwa narasi mengenai “9 Naga” tidak hanya beredar di kalangan elit politik atau bisnis, tetapi juga telah merasuk ke ruang publik digital.

Pangi Syarief menambahkan bahwa narasi “9 Naga” ini bisa jadi muncul sebagai respons terhadap berbagai dinamika yang terjadi di Indonesia, termasuk isu-isu ekonomi, politik, dan sosial yang kompleks. Ia berpendapat bahwa di balik istilah tersebut, terdapat sebuah persepsi publik yang perlu dicermati lebih lanjut oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah dan para pelaku ekonomi.

Kehadiran pemberitaan SCMP ini memberikan dimensi baru terhadap diskusi mengenai “9 Naga”. Analisis media asing tersebut berpotensi membuka pandangan yang lebih luas mengenai bagaimana isu domestik Indonesia dipersepsikan di kancah internasional, serta implikasinya terhadap citra dan stabilitas ekonomi negara.

Bagikan: Facebook X WhatsApp