Fabio Di Giannantonio mengaku sempat merasa mampu bersaing dengan para pembalap Aprilia terdepan dalam balapan sprint MotoGP di Sirkuit Silverstone. Namun, sebuah insiden dramatis yang menyebabkan hilangnya cengkeraman ban belakang secara signifikan memaksanya untuk beralih ke “mode bertahan” hingga akhir balapan.
Di Giannantonio, yang membalap untuk tim Pertamina Enduro VR46 Racing Team, mengungkapkan penyesalannya atas hilangnya potensi performa di tengah balapan. “Saya merasa sangat kuat di awal, saya bisa mengikuti mereka dan bahkan berpikir untuk menyerang. Tapi kemudian, saya kehilangan cengkeraman belakang secara total,” ujarnya.
Masalah ini, yang muncul secara tiba-tiba, membuat Di Giannantonio tidak punya pilihan selain menjaga motornya agar tetap bisa finis. “Saya hanya bisa mencoba bertahan, menjaga motor tetap tegak. Saya tidak bisa mendorong sama sekali. Ini sangat membuat frustrasi karena kami memiliki kecepatan untuk bersaing lebih baik,” tambahnya, menjelaskan situasi sulit yang dihadapinya.
Sementara itu, tim Aprilia, yang diwakili oleh Maverick Vinales dan Aleix Espargaro, menunjukkan performa yang solid di lintasan basah Silverstone. Vinales berhasil meraih kemenangan dalam balapan sprint tersebut, diikuti oleh Espargaro di posisi kedua. Performa Aprilia ini menjadi kontras dengan perjuangan Di Giannantonio yang terpaksa beradaptasi dengan kendala teknis.
Di Giannantonio mengakui keunggulan tim Aprilia dalam kondisi tersebut. “Mereka melakukan pekerjaan yang lebih baik daripada kami dalam kondisi ini. Kita harus realistis, mereka melaju dengan sangat cepat. Kami harus belajar dari mereka,” kata pembalap asal Italia tersebut. Ia menambahkan bahwa timnya perlu menganalisis data untuk memahami mengapa motor mereka mengalami penurunan performa yang begitu drastis.
Insiden ini menjadi pukulan bagi Di Giannantonio yang berharap bisa meraih hasil maksimal di salah satu sirkuit favoritnya. Ia kini fokus untuk memperbaiki performa di balapan utama hari Minggu dan memperbaiki masalah yang dihadapi di sesi sprint.
