Penyanyi ternama Ellie Goulding telah melayangkan gugatan hukum terhadap dua mantan manajernya, Ben Mawson dan Ed Millet, yang bernaung di bawah TaP Management. Gugatan ini diajukan atas dasar dugaan konflik kepentingan yang diduga merugikan Goulding. Peristiwa ini menjadi sorotan publik di industri musik internasional.
Dalam gugatan yang diajukan di Pengadilan Tinggi London pada 23 Januari 2024, Goulding menuduh Mawson dan Millet melakukan pelanggaran kontrak dan kepercayaan. Inti dari gugatan ini adalah klaim bahwa kedua manajer tersebut telah mengambil keuntungan dari kesepakatan bisnis yang seharusnya menguntungkan Goulding, namun malah mengarah pada keuntungan pribadi mereka.
Goulding, yang diwakili oleh pengacara dari firma hukum Schillings, menyoroti bahwa Mawson dan Millet diduga telah memanipulasi kesepakatan royalti dari lagu-lagunya. Secara spesifik, ia menuding bahwa manajemennya telah mengalihkan sebagian dari royalti yang seharusnya ia terima untuk keuntungan pribadi Mawson dan Millet. Nilai kerugian yang diklaim Goulding dalam gugatan ini mencapai lebih dari 1 juta poundsterling.
Lebih lanjut, Goulding mengklaim bahwa TaP Management, melalui Mawson dan Millet, telah menyetujui kesepakatan yang menguntungkan mereka secara pribadi tanpa sepengetahuan atau persetujuan penuh darinya. Ia juga menuduh adanya praktik ‘self-dealing’, di mana manajer menggunakan posisi mereka untuk mendapatkan keuntungan finansial pribadi dari klien mereka.
Ben Mawson dan Ed Millet, melalui TaP Management, membantah keras tuduhan yang dilayangkan oleh Ellie Goulding. Mereka menyatakan bahwa semua tindakan yang dilakukan telah sesuai dengan kontrak dan standar profesional. “Kami menyangkal tegas tuduhan yang dibuat oleh Ellie Goulding. Tuduhan ini tidak berdasar dan kami akan membuktikannya di pengadilan,” ujar juru bicara TaP Management.
Kasus ini mencuat setelah Goulding mengakhiri kontraknya dengan TaP Management pada akhir tahun 2023. Hubungan kerja yang telah terjalin selama bertahun-tahun dikabarkan berakhir dengan tidak baik, memicu perseteruan hukum yang kini tengah bergulir. Gugatan ini diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai hak dan kewajiban antara artis dan manajemennya di masa depan.
