Monday, 24 August 2026
BREAKING
POLITIK

Dua Pelajar Belitung Timur Diamankan Terkait Video Viral Pembakaran Lahan

Oleh Danu Ilham August 24, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Belitung Timur menangkap dua pelajar yang diduga terlibat dalam aksi pembakaran lahan kosong. Penangkapan ini menyusul viralnya video yang memperlihatkan aksi pembakaran tersebut di media sosial, yang kemudian menimbulkan keresahan di masyarakat.

Kejadian ini berawal dari beredarnya sebuah video di platform media sosial. Dalam video tersebut, terlihat dua orang yang diduga pelajar tengah melakukan pembakaran di sebuah lahan kosong. Aksi tersebut terekam dan menjadi viral, menarik perhatian aparat kepolisian.

Menindaklanjuti laporan dan temuan video viral tersebut, petugas Unit Tipiter Satreskrim Polres Belitung Timur segera melakukan penyelidikan. Berdasarkan bukti yang ada, tim berhasil mengidentifikasi dan mengamankan dua orang yang diduga kuat sebagai pelaku pembakaran lahan. Keduanya diketahui masih berstatus pelajar.

Kapolres Belitung Timur, AKBP Jojo Sutarjo, melalui Kasat Reskrim AKP Dwi Karyanto, membenarkan adanya penangkapan tersebut. “Benar, ada dua orang yang kita amankan karena diduga melakukan pembakaran lahan kosong,” ujar AKP Dwi Karyanto saat dikonfirmasi.

AKP Dwi Karyanto menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan pengembangan lebih lanjut untuk mendalami motif di balik aksi pembakaran tersebut serta mencari kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat. Ia juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat terkait bahaya membakar lahan sembarangan, terutama di musim kemarau yang dapat memicu kebakaran yang lebih luas.

Lebih lanjut, Kasat Reskrim mengimbau seluruh lapisan masyarakat, khususnya para pelajar, untuk tidak melakukan aktivitas membakar lahan secara sembarangan. Selain dapat merusak lingkungan, tindakan tersebut juga berpotensi menimbulkan kerugian besar dan dapat berujung pada konsekuensi hukum. “Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan. Dampaknya sangat luas dan bisa membahayakan,” tegas AKP Dwi Karyanto.

Bagikan: Facebook X WhatsApp