Dominasi Sempurna Avila Bahar dan Aaron Lim di Seri Kedua Malaysia Touring Car Championship 2026

Danu Ilham

Pembalap muda berbakat Honda Racing Indonesia, Avila Bahar, kembali mengharumkan nama bangsa di kancah balap internasional. Atlet yang juga merupakan juara nasional di Sirkuit Sentul dan Mandalika ini tampil impresif bersama rekan setimnya, Aaron Lim, dalam gelaran Round 2 Malaysia Touring Car Championship (MTCC) 2026 yang berlangsung di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, pada 27-28 Juni 2026.

Dalam seri balapan yang berlangsung ketat tersebut, Avila dan Aaron Lim yang bernaung di bawah bendera Honda Malaysia Racing Team (HMRT) berhasil menyapu bersih podium pertama pada Race 1 dan Race 2. Penampilan mereka di atas lintasan sepanjang 5,5 kilometer tersebut tergolong nyaris sempurna, dengan dominasi kecepatan yang sulit dikejar oleh para rivalnya.

Kesuksesan ini semakin lengkap dengan catatan waktu yang impresif. Menggeber Honda Civic Turbo 1500 cc, Avila sukses menorehkan fastest lap pada Race 1 di lap ke-3. Konsistensi serupa juga ditunjukkan pada balapan kedua, di mana ia kembali mencatatkan fastest lap pada lap ke-4. Secara akumulatif, pasangan ini membukukan total waktu 51 menit 00,210 detik dalam Race 2, yang sekaligus mengunci posisi puncak di kategori Malaysia Touring Car (MTC).

Bagi Avila, Sirkuit Internasional Sepang bukanlah medan yang asing. Pembalap putra dari legenda balap nasional Alvin Bahar ini telah memiliki jam terbang tinggi di sirkuit kebanggaan Malaysia tersebut. Pengalaman sebelumnya, termasuk catatan waktu tercepat dalam balapan ketahanan (endurance) pada tahun 2025, menjadi modal utama bagi Avila untuk memahami setiap karakter tikungan dan titik pengereman di Sepang dengan sangat presisi.

Strategi yang diterapkan dalam Race 1 pada Sabtu, 27 Juni 2026, menjadi kunci kemenangan tim. Avila, yang dipercaya turun sebagai pembalap pertama, berhasil menjalankan tugasnya dengan sangat disiplin. Ia mampu menjaga ritme balap yang agresif sejak start, sehingga sukses membangun gap atau jarak waktu yang sangat lebar dengan para pesaing di belakangnya. Keunggulan tersebut memberikan ruang bagi Aaron Lim untuk memacu mobil dengan lebih tenang dan mengamankan posisi terdepan hingga menyentuh garis finis.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kualitas pembalap Indonesia di kancah regional. Avila Bahar, yang baru saja meraih kemenangan pada Round 2 Kejurnas Balap Mobil di Sirkuit Mandalika dua pekan sebelum bertolak ke Malaysia, menunjukkan performa yang sangat stabil. Meski telah meraih hasil gemilang, pembalap muda ini tetap menunjukkan sikap rendah hati dan keinginan untuk terus berkembang.

Dalam keterangannya setelah balapan, Avila mengaku sangat menikmati kolaborasi dengan Aaron Lim. Menurutnya, pengalaman Aaron sebagai pembalap senior memberikan banyak pelajaran berharga baginya, terutama dalam hal manajemen strategi balapan dan komunikasi tim. Avila juga mengungkapkan rasa syukurnya atas performa mobil yang sangat kompetitif sepanjang akhir pekan tersebut.

Ia menambahkan bahwa peningkatan performa yang ia tunjukkan di Malaysia ini menjadi motivasi besar untuk menghadapi tantangan berikutnya. Target jangka panjangnya adalah memberikan kontribusi maksimal bagi tim, terutama dalam menghadapi tantangan berat seperti balapan bergengsi Sepang 1000 km yang dijadwalkan berlangsung pada akhir musim nanti.

Keberhasilan di Sepang ini tidak lantas membuat tim berpuas diri. Avila menegaskan bahwa masih banyak ruang untuk perbaikan guna memastikan hasil yang lebih konsisten pada seri-seri mendatang. Fokus utama kini beralih pada persiapan teknis dan fisik untuk menghadapi Round 3 MTCC yang akan kembali digelar di Sirkuit Sepang pada 24-26 Juli 2026 mendatang.

Jadwal padat telah menanti Avila di depan mata. Usai merampungkan seri ketiga di Malaysia, ia akan segera kembali ke Tanah Air untuk melanjutkan perjuangannya di ajang nasional. Avila dijadwalkan akan berlaga pada Round 3 dan 4 Kejurnas Balap Mobil yang rencananya akan diselenggarakan di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, pada Agustus 2026.

Transisi antara balapan internasional di Malaysia dan kompetisi nasional di Mandalika menuntut kondisi fisik dan mental yang prima. Dengan torehan positif yang diraih di Sepang, Avila Bahar kini menjadi salah satu kandidat kuat untuk mendominasi musim balap tahun ini, baik di dalam maupun luar negeri. Keberhasilannya membawa nama Honda Racing Indonesia ke podium tertinggi di Malaysia menjadi bukti bahwa pembalap muda Indonesia memiliki kapabilitas yang mampu bersaing di level kompetisi otomotif tingkat Asia.

Bagi dunia balap nasional, kiprah Avila Bahar menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya. Konsistensi dalam menjaga performa di berbagai jenis sirkuit, mulai dari karakter teknis di Sentul, sirkuit kelas dunia di Mandalika, hingga lintasan internasional di Sepang, menegaskan posisi Avila sebagai salah satu aset berharga dalam dunia motorsport Indonesia. Seluruh penggemar balap tanah air tentu menantikan aksi lanjutan dari pembalap ini dalam rangkaian jadwal padat yang akan ia hadapi hingga akhir tahun 2026.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All