Petenis nomor satu dunia, Aryna Sabalenka, harus mengubur mimpinya untuk meraih gelar WTA 1000 Toronto. Langkahnya terhenti di babak keempat setelah takluk dari unggulan ke-16 asal Rusia, Ekaterina Alexandrova. Kekalahan ini mengejutkan banyak pihak mengingat performa impresif Sabalenka sepanjang musim ini.
Pertandingan yang berlangsung sengit ini akhirnya dimenangkan oleh Alexandrova dengan skor akhir 7-6(2), 4-6, 7-6(1). Kemenangan ini sekaligus memastikan Alexandrova melangkah ke babak perempat final, sementara Sabalenka harus segera berbenah untuk turnamen selanjutnya.
Sejak awal pertandingan, kedua pemain menunjukkan intensitas tinggi. Alexandrova berhasil mengamankan set pertama melalui tie-break yang ketat. Sabalenka sempat memberikan perlawanan sengit di set kedua, berhasil merebutnya dan menyamakan kedudukan. Namun, pada set penentuan, Alexandrova kembali menunjukkan ketenangannya dan berhasil mengunci kemenangan melalui tie-break kedua.
“Saya merasa sangat senang dengan penampilan saya hari ini,” ujar Alexandrova usai pertandingan. “Aryna adalah pemain yang luar biasa, dan mengalahkannya di babak keempat turnamen sebesar ini adalah pencapaian yang membanggakan.” Ia menambahkan, “Saya hanya berusaha bermain sesuai rencana, fokus pada setiap poin, dan tidak memikirkan siapa lawan saya.”
Bagi Sabalenka, kekalahan ini menjadi pukulan telak dalam ambisinya untuk memperkuat posisinya di puncak peringkat dunia. Meskipun demikian, ia tetap menunjukkan sportivitasnya. “Ekaterina bermain sangat baik hari ini. Dia pantas mendapatkan kemenangan ini,” ucap Sabalenka. “Saya melakukan beberapa kesalahan di momen-momen krusial, dan itu menjadi perbedaan. Saya akan belajar dari pertandingan ini dan kembali lebih kuat.”
Turnamen WTA 1000 Toronto sendiri merupakan salah satu ajang bergengsi dalam kalender tenis putri. Kegagalan Sabalenka membuka peluang bagi para pesaingnya untuk meraup poin penting dalam perebutan peringkat dunia. Alexandrova, dengan kemenangan ini, semakin menunjukkan potensinya sebagai salah satu ancaman serius di sisa turnamen.
