Friday, 24 July 2026
BREAKING
BERITA

Diplomat Kunci Rusia dan AS Gelar Pertemuan di Manila

Oleh Emanuel July 24, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Rex Tillerson menggelar pertemuan di Manila, Filipina, pada Senin (7/8/2017). Pertemuan bilateral ini berlangsung di sela-sela Konferensi Tingkat Menteri ASEAN (ASEAN Ministerial Meeting/AMM) ke-50 yang juga dihadiri oleh negara-negara mitra dialog, termasuk Rusia dan AS.

Dalam agenda pertemuan tersebut, kedua diplomat senior ini membahas sejumlah isu bilateral dan internasional yang menjadi perhatian kedua negara. Salah satunya adalah situasi di Semenanjung Korea yang kian memanas akibat uji coba rudal balistik dan nuklir yang dilakukan oleh Korea Utara.

Lavrov menyatakan bahwa Rusia tetap berpegang pada resolusi Dewan Keamanan PBB terkait Korea Utara. “Kami menyerukan semua pihak untuk menahan diri dan kembali ke negosiasi,” ujar Lavrov dalam konferensi pers usai pertemuan, seperti dikutip dari Reuters. Ia menambahkan bahwa Moskow menentang setiap upaya yang dapat memicu eskalasi ketegangan di kawasan tersebut.

Sementara itu, Rex Tillerson menekankan pentingnya kerja sama internasional dalam menekan Korea Utara agar menghentikan program senjata pemusnah massalnya. “Kami ingin melihat Korea Utara bersikap bertanggung jawab,” kata Tillerson, seraya menegaskan bahwa AS tidak mencari konflik dengan Pyongyang, melainkan ingin melihatnya kembali ke meja perundingan.

Selain isu Semenanjung Korea, kedua menteri juga dilaporkan mendiskusikan hubungan bilateral antara Rusia dan Amerika Serikat yang saat ini tengah diliputi ketegangan. Tillerson mengungkapkan bahwa ada sejumlah isu yang perlu diselesaikan, namun ia juga mengakui adanya upaya untuk mencari titik temu. “Kami memiliki jalur komunikasi yang terbuka,” imbuhnya.

Pertemuan antara Lavrov dan Tillerson ini menjadi sorotan mengingat peran kedua negara dalam dinamika politik global. Rusia dan Amerika Serikat, sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB, memiliki pengaruh signifikan dalam penyelesaian berbagai konflik internasional.

Bagikan: Facebook X WhatsApp