Kekalahan menyakitkan Uruguay dari Spanyol di Piala Dunia 2026 menyisakan cerita pilu bagi kiper senior Fernando Muslera. Penjaga gawang veteran itu menjadi sorotan utama setelah melakukan kesalahan fatal yang berujung gol kemenangan Spanyol.
Blunder tersebut terjadi pada menit ke-42 lewat sepakan Alex Baena yang gagal diantisipasi dengan sempurna oleh Muslera. Akibat gol tunggal itu, La Celeste harus menerima kenyataan pahit tersingkir dari turnamen sepak bola paling bergengsi tersebut.
Namun, pelatih Uruguay, Marcelo Bielsa, memberikan pembelaan mengejutkan terkait performa anak asuhnya. Bielsa mengungkapkan bahwa Muslera sebenarnya tidak dalam kondisi fisik prima saat tampil di laga krusial ini.
Menurut keterangan Bielsa, kiper berusia tersebut sempat terserang demam tinggi sehari sebelum pertandingan. Suhu tubuh Muslera bahkan dilaporkan sempat menyentuh angka 38 derajat celsius yang mengganggu kondisi fisiknya.
Meski sempat merasa lebih baik saat hari pertandingan, efek dari penyakit tersebut rupanya masih terasa di lapangan. Muslera bahkan secara jantan meminta untuk diganti saat jeda turun minum karena merasa tidak sanggup melanjutkan laga.
Bielsa membeberkan bahwa sang kiper merasa sangat terpukul akibat kesalahan yang ia perbuat. Muslera merasa bersalah karena blunder tersebut merugikan peluang tim yang sebenarnya masih terbuka lebar untuk meraih kemenangan.
Pelatih berusia 70 tahun itu mengakui bahwa keputusan pergantian tersebut cukup emosional. Ia menyebut belum pernah ada pemain yang secara sadar meminta keluar karena merasa bersalah atas kesalahannya di lapangan.
Muslera sadar sepenuhnya bahwa dirinya tidak berada dalam kondisi terbaik untuk mengawal gawang di babak kedua. Ia memilih untuk memberi kesempatan kepada rekan setimnya agar tim memiliki peluang lebih besar mengejar ketertinggalan.
Pengakuan Bielsa ini memberikan perspektif baru bagi para pendukung Uruguay terkait kegagalan tim nasional mereka. Kondisi kesehatan yang menurun drastis memang menjadi tantangan besar bagi seorang atlet di level kompetisi tertinggi.
Kini, Uruguay harus menerima kenyataan tersingkir dari babak penyisihan Gempita Bola Dunia 2026. Peristiwa ini pun menjadi catatan kelam sekaligus pembelajaran berharga bagi skuad asuhan Bielsa dalam menghadapi turnamen internasional berikutnya.
Dukungan sang pelatih diharapkan bisa meredam kritik tajam yang sempat mengarah kepada Muslera. Bagaimanapun, loyalitas dan kejujuran sang kiper untuk mengakui kondisi fisiknya menjadi cerminan profesionalisme di tengah situasi yang sangat sulit.











