Jakarta, 29 Juli 2026 – Dua pebulu tangkis muda, Muhamad Derajat Maulana dan Rafa Ibrahim, berhasil mengamankan tiket perempat final (QF) dalam ajang Kapolri Cup 2026 yang berlangsung hari ini. Keduanya menunjukkan performa meyakinkan di babak 16 besar (R16) untuk melaju ke fase selanjutnya.
Muhamad Derajat Maulana, yang merupakan unggulan ketiga/keempat dari klub Djarum Kudus, sukses mengalahkan Hadyan Ryu Al Rafiq dari Jaya Raya Jakarta dengan skor akhir 21-17, 21-17. Usai pertandingan, Derajat mengakui masih ada ruang perbaikan dalam permainannya.
“Tadi saya masih belum bisa menguasai posisi setengah ke depan jadi belum rapih mainnya dan masih naik turun,” ungkap Derajat. Ia menambahkan bahwa lawannya memiliki pukulan belakang yang tajam dan cepat, namun ia fokus pada antisipasi bola di area setengah lapangan depan. “Kalau bola-bola belakang saya masih bisa mengatasinya,” jelasnya.
Derajat juga berbagi pengalaman bermain sebagai atlet kidal. “Bermain dengan tangan kiri rasanya sama saja seperti atlet pada umumnya, namun terkadang bola-bola yang saya berikan jadi sudah dibaca lawan.” Ia bersyukur atas progres yang ditunjukkannya dibandingkan tahun lalu, di mana ia kalah di babak pertama. “Alhamdulillah saya bisa tampil lebih baik dan ada progres dari tahun lalu yang dimana saya kalah di babak pertama. Harapan saya semoga bisa jadi juara,” tuturnya penuh harap.
Sementara itu, Rafa Ibrahim dari Mutiara Cardinal juga meraih kemenangan dramatis atas Pascalis Rajendra Christo, unggulan kelima/kedelapan dari Taqi Arena BA. Rafa harus berjuang tiga gim untuk menang dengan skor 21-12, 21-23, 21-14.
“Alhamdulillah, saya mau mengucapkan terima kasih kepada pelatih yang sudah memberikan saya dukungan dan arahan ini membuat saya bermain lebih tenang,” ujar Rafa. Ia merasa nyaman di gim pertama dan mampu mengendalikan permainan. “Pertandingan sebenarnya sudah enak, saya sudah memegang kendali dari game pertama dan lawan juga tidak nyaman dengan pola main saya.”
Namun, Rafa mengakui sempat lengah di gim kedua saat memimpin 20-15. “Namun di game kedua tadi saat unggul 20-15 saya terlalu nafsu untuk menyelesaikan pertandingan jadi banyak spekulasi yang harusnya saya tidak lakukan.” Di gim penentu, Rafa kembali tertinggal namun berhasil bangkit. “Di game ketiga saya juga hampir tersusul, saya mencoba untuk mengeluarkan segala yang saya bisa dan pelajari saat berlatih serta yakin sama diri sendiri.”
Menatap babak perempat final, Rafa akan berhadapan dengan Farel Fadhilah Ukasyah. “Besok saya akan berjumpa Farel Fadhilah Ukasyah. Secara pertemuan saya kalah 0-4 dan besok saya mau berjuang agar bisa pecah telur.” Rafa juga merefleksikan pencapaiannya di tahun-tahun sebelumnya. “Kapolri cup 2024 salah menjadi semifinalis dan tahun lalu saya absen karena sakit. Semoga hasil tahun ini bisa lebih baik dari sebelumnya,” tutupnya.
