Wednesday, 26 August 2026
BREAKING
BERITA

Demo Tolak Batu Bara dan Anjloknya Harga Minyak Warnai Pidato Trump

Oleh Emanuel August 26, 2026 54 minutes lalu 0 komentar

Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghadapi unjuk rasa dari aktivis lingkungan yang menolak penggunaan batu bara, tepat saat pidatonya di hadapan para pendukungnya di Pittsburgh, Pennsylvania, pada Sabtu (18/5/2024). Aksi protes ini terjadi bersamaan dengan anjloknya harga minyak dunia, menambah riuh suasana acara yang dihadiri ribuan orang.

Para demonstran, yang mengatasnamakan diri mereka “Climate Action Now”, membawa spanduk bertuliskan “Trump, The Planet Is Not For Sale” (Trump, Planet Ini Tidak Dijual) dan “No New Coal” (Tidak Ada Batu Bara Baru). Mereka berupaya menyuarakan penolakan terhadap kebijakan energi Trump yang dinilai pro-fosil dan berbahaya bagi lingkungan.

Meski demikian, Trump tampaknya tidak terpengaruh oleh aksi tersebut. Dalam pidatonya, ia justru menyoroti kebijakan energi era pemerintahannya yang dianggapnya berhasil menekan harga energi, termasuk minyak. Trump mengklaim bahwa di bawah kepemimpinannya, Amerika Serikat telah mencapai kemandirian energi dan harga minyak jauh lebih stabil.

Pernyataan Trump ini kontras dengan kondisi pasar global saat itu. Data menunjukkan bahwa harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni 2024 mengalami penurunan signifikan, bahkan sempat menyentuh level terendah dalam beberapa waktu terakhir. Penurunan ini dipicu oleh berbagai faktor, termasuk kekhawatiran perlambatan ekonomi global dan potensi peningkatan pasokan minyak.

Seorang juru bicara dari Climate Action Now, Sarah Jenkins, menyatakan kekecewaannya terhadap sikap Trump. “Kami datang ke sini hari ini untuk mengingatkan Donald Trump bahwa masa depan kita bergantung pada transisi energi bersih, bukan pada bahan bakar fosil yang merusak. Kebijakan batu bara dan minyaknya adalah ancaman nyata bagi generasi mendatang,” ujar Jenkins.

Di sisi lain, pendukung Trump yang hadir di acara tersebut mayoritas menunjukkan dukungan terhadap pandangan mantan presidennya mengenai kebijakan energi. Mereka menilai kebijakan Trump telah menciptakan lapangan kerja dan menguntungkan perekonomian Amerika Serikat. “Dia tahu apa yang terbaik untuk negara ini. Kita butuh energi yang terjangkau, dan dia bisa menyediakannya,” kata salah seorang pendukung Trump, John Miller.

Pidato Trump yang berlangsung selama kurang lebih satu jam itu juga membahas berbagai isu lain, termasuk ekonomi, imigrasi, dan kebijakan luar negeri. Namun, unjuk rasa di luar lokasi acara dan anjloknya harga minyak menjadi sorotan tambahan yang mewarnai penampilan publik Trump di Pittsburgh tersebut.

Bagikan: Facebook X WhatsApp