Manajer Everton, David Moyes, menyatakan bahwa ia harus menerima kenyataan dan “hidup dengan kekecewaan” setelah bursa transfer musim dingin berakhir. Pihak klub dilaporkan tidak berhasil mendatangkan pemain yang diinginkan di hari terakhir.
Moyes sendiri mengakui bahwa ambisinya untuk memperkuat skuad Everton di penghujung jendela transfer belum sepenuhnya terpenuhi. Ia mengungkapkan keinginannya untuk melakukan lebih banyak aktivitas jual beli pemain, namun berbagai kendala membuatnya tidak dapat mewujudkan hal tersebut.
“Kami telah melakukan diskusi, dan saya pikir kami akan melakukan lebih banyak hal daripada yang kami lakukan,” ujar Moyes kepada wartawan. “Kami harus hidup dengan kekecewaan itu.” Pernyataan ini mengindikasikan adanya target pemain yang tidak tercapai.
Meskipun demikian, Moyes menegaskan bahwa fokus tim kini sepenuhnya tertuju pada sisa pertandingan musim ini. Ia menekankan pentingnya menjaga semangat dan performa tim di lapangan, terlepas dari hasil di bursa transfer. “Tugas kami sekarang adalah memastikan bahwa kami memiliki tim yang kuat untuk sisa musim ini,” tambahnya.
Everton diketahui memang berupaya untuk mendatangkan beberapa pemain baru, namun upaya tersebut terhalang oleh berbagai faktor, termasuk tingginya harga pemain dan persaingan dengan klub lain. Moyes sendiri telah mengidentifikasi area yang perlu diperkuat, namun pada akhirnya, kesepakatan tidak tercapai sebelum tenggat waktu transfer.
Keputusan untuk tidak melakukan banyak pergerakan di hari terakhir bursa transfer ini menimbulkan pertanyaan di kalangan penggemar Everton mengenai strategi klub ke depan. Namun, Moyes berupaya menenangkan para pendukung dengan meyakinkan bahwa tim akan tetap berjuang keras untuk meraih hasil terbaik di setiap pertandingan yang tersisa.
