Thursday, 13 August 2026
BREAKING
BERITA

Dana REDD+ GCF Rp253,1 Miliar Disalurkan ke 10 Provinsi untuk Manfaat Masyarakat

Oleh Emanuel August 13, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) mendorong percepatan penyaluran dana senilai Rp253,1 miliar dari Green Climate Fund (GCF) untuk program REDD+ (Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation). Dana ini ditujukan untuk 10 provinsi di Indonesia, dengan penekanan pada bagaimana keberhasilan program lingkungan tidak hanya diukur dari capaian penurunan emisi atau luas hutan yang terjaga, melainkan juga dari manfaat nyata yang dirasakan oleh masyarakat luas.

Fokus utama penyaluran dana ini adalah memastikan bahwa manfaat ekonomi dan sosial dari program REDD+ dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan. Hal ini sejalan dengan prinsip bahwa kelestarian lingkungan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam sebuah kesempatan, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kemenko Perekonomian, Musdhalifah Machmud, menekankan pentingnya sinergi antara berbagai pihak dalam pelaksanaan program REDD+. Ia menyatakan bahwa keberhasilan program lingkungan tidak dapat dilepaskan dari partisipasi aktif masyarakat dan dampak positif yang mereka terima. “Keberhasilan program lingkungan tidak cukup hanya diukur dari capaian penurunan emisi atau luas hutan yang berhasil dijaga, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat secara luas,” ujar Musdhalifah.

Dana REDD+ GCF yang disalurkan ini diharapkan dapat mendukung berbagai inisiatif di 10 provinsi yang menjadi lokus program. Inisiatif tersebut mencakup peningkatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan hutan lestari, pengembangan ekonomi hijau yang berkelanjutan, serta penguatan sistem monitoring dan evaluasi untuk memastikan akuntabilitas dan transparansi penggunaan dana.

Program REDD+ sendiri merupakan mekanisme internasional yang bertujuan untuk memberikan insentif finansial kepada negara-negara berkembang yang berhasil mengurangi emisi gas rumah kaca dari deforestasi dan degradasi hutan. Melalui GCF, Indonesia mendapatkan dukungan untuk melaksanakan komitmennya dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

Dengan penyaluran dana sebesar Rp253,1 miliar ini, diharapkan 10 provinsi penerima dapat mengimplementasikan program-program yang berdampak signifikan bagi lingkungan dan masyarakat. Kemenko Perekonomian berkomitmen untuk terus mengawal proses penyaluran dan pelaksanaan program agar tujuan mulia dari REDD+ dapat tercapai secara optimal.

Bagikan: Facebook X WhatsApp