Carlos Queiroz kembali menduduki kursi kepelatihan tim nasional putra Ghana. Penunjukan ini terjadi hanya dua bulan setelah ia dikabarkan mengundurkan diri menyusul tersingkirnya Ghana dari Piala Dunia.
Keputusan ini mengonfirmasi kembalinya pelatih asal Portugal tersebut untuk memimpin “The Black Stars” dalam menghadapi tantangan selanjutnya. Queiroz, yang sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih di Manchester United, memiliki rekam jejak yang cukup dikenal di kancah sepak bola internasional.
Kontrak Queiroz sendiri akan berlaku hingga tahun 2026. Keputusan ini diambil oleh Federasi Sepak Bola Ghana (GFA) setelah melalui proses evaluasi yang matang. GFA menyatakan keyakinannya bahwa pengalaman dan visi Queiroz akan membawa dampak positif bagi perkembangan timnas.
Sebelumnya, rumor kepergian Queiroz merebak pasca penampilan Ghana di Piala Dunia 2022 Qatar. Saat itu, timnas Ghana gagal melaju ke babak gugur setelah menelan dua kekalahan dan meraih satu kemenangan di fase grup.
Namun, kini Queiroz siap kembali memimpin dan membangkitkan performa tim. Ia memiliki tugas berat untuk mempersiapkan Ghana menghadapi kualifikasi Piala Afrika dan turnamen internasional lainnya. Fokus utama tentu adalah mengembalikan kepercayaan diri tim dan membangun skuad yang solid.
Dalam pernyataannya, Queiroz mengungkapkan antusiasmenya untuk kembali bekerja sama dengan para pemain dan staf pelatih. Ia berjanji akan mengerahkan segala kemampuannya untuk membawa Ghana meraih prestasi yang lebih baik di masa mendatang. “Saya sangat senang bisa kembali dipercaya untuk memimpin timnas Ghana. Ini adalah sebuah kehormatan besar bagi saya,” ujar Queiroz.
GFA sendiri telah menegaskan dukungannya penuh terhadap keputusan ini. Mereka berharap kembalinya Queiroz dapat membawa angin segar dan motivasi baru bagi seluruh elemen tim. Kehadiran Queiroz diharapkan dapat menjadi katalisator untuk mencapai target-target yang telah dicanangkan, termasuk lolos ke Piala Dunia berikutnya.
