Saturday, 29 August 2026
BREAKING
OTOMOTIF

BYD Mulai Pembangunan Pabrik Mobil Listrik di Subang, Target Beroperasi 2026

Oleh Emanuel August 29, 2026 48 minutes lalu 0 komentar

Produsen otomotif raksasa asal Tiongkok, BYD, secara resmi memulai pembangunan fasilitas produksinya di Subang, Jawa Barat. Peresmian pembangunan pabrik ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen BYD untuk membangun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan pabrik BYD ini dilaksanakan pada Selasa, 3 September 2024. Acara ini menandai langkah awal BYD dalam mewujudkan rencananya untuk memproduksi mobil listrik di tanah air.

Pabrik BYD yang berlokasi di Subang, Jawa Barat ini diproyeksikan akan mulai beroperasi pada tahun 2026 mendatang. Dengan investasi yang signifikan, BYD menargetkan kapasitas produksi awal sebesar 150.000 unit kendaraan per tahun.

Dalam kesempatan tersebut, President Director BYD Indonesia, Eagle Zhao, menyatakan optimismenya terhadap potensi pasar Indonesia. “Kami sangat antusias untuk memulai pembangunan pabrik kami di Indonesia. Kami percaya bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk kendaraan listrik dan kami berkomitmen untuk berkontribusi pada pengembangan industri otomotif nasional,” ujar Eagle Zhao.

BYD sendiri merupakan salah satu produsen kendaraan listrik terbesar di dunia. Kehadiran pabrik mereka di Indonesia diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar domestik, tetapi juga berpotensi untuk menjadi basis ekspor ke negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, menyambut baik investasi BYD ini. Ia menekankan pentingnya investasi yang dapat menciptakan lapangan kerja dan transfer teknologi. “Pembangunan pabrik BYD ini merupakan kabar baik bagi Indonesia. Ini menunjukkan kepercayaan investor asing terhadap iklim investasi di negara kita dan akan membuka banyak peluang kerja bagi masyarakat,” kata Bahlil Lahadalia.

Selain pabrik perakitan kendaraan, BYD juga berencana untuk membangun ekosistem pendukung lainnya, termasuk fasilitas penelitian dan pengembangan. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah Indonesia untuk mendorong transisi ke kendaraan listrik dan mengurangi emisi karbon.

Investasi BYD ini diharapkan dapat memacu pertumbuhan industri kendaraan listrik di Indonesia, baik dari sisi produksi maupun adopsi oleh masyarakat. Dengan target operasional pada 2026, kehadiran BYD diharapkan akan memberikan warna baru dalam lanskap otomotif nasional.

Bagikan: Facebook X WhatsApp