Jakarta – Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa, 7 Juli 2026, dibuka dengan tren positif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan signifikan sejak menit-menit awal.
IHSG tercatat melesat 0,30% pada pembukaan. Posisi indeks pun langsung bertengger di level 5.933. Tak lama berselang, penguatan terus berlanjut. Hanya dalam satu menit, IHSG menambah pundi-pundi poinnya menjadi 5.926, mencatat kenaikan 0,18%.
Optimisme pasar terlihat dari pergerakan saham yang diperdagangkan. Sebanyak 283 saham berhasil menguat. Sementara itu, hanya 128 saham yang mengalami pelemahan. Sisanya, 550 saham lainnya bergerak stagnan, tidak mengalami perubahan harga.
Nilai transaksi pada awal perdagangan tercatat cukup menggairahkan. Total transaksi mencapai Rp354 miliar. Volume perdagangan saham yang berpindah tangan pun tak kalah impresif, menyentuh angka 550 juta lembar saham.
Pergerakan positif tidak hanya dirasakan oleh IHSG secara keseluruhan. Sejumlah indeks sektoral utama juga menunjukkan performa apik. Indeks LQ45, yang mencakup saham-saham berkapitalisasi pasar besar dan likuiditas tinggi, menguat 0,21% ke level 585. Indeks MNC36 juga turut merangkak naik 0,32% menjadi 257. Indeks IDX30, yang terdiri dari 30 saham paling likuid, mencatat kenaikan 0,15% ke angka 331.
Namun, tidak semua indeks sektor merasakan euforia yang sama. Indeks JII, yang merefleksikan saham-saham syariah, justru mengalami koreksi tipis sebesar 0,71% dan berada di level 347.
Sektor-sektor yang menjadi motor penggerak penguatan IHSG meliputi sektor konsumer siklikal, keuangan, infrastruktur, bahan baku, transportasi, industri, dan kesehatan. Kelima sektor ini berhasil menorehkan catatan positif di awal perdagangan.
Sebaliknya, sektor konsumer non-siklikal, energi, properti, dan teknologi terlihat tertinggal. Sektor-sektor ini bergerak di zona merah, mencatat pelemahan.
Dalam daftar saham yang memimpin kenaikan atau top gainers, PT Niramas Utama Tbk (JELI) menempati urutan teratas. Disusul oleh PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) dan PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) yang juga menunjukkan performa gemilang.
Sementara itu, di sisi lain, beberapa saham harus rela berada di jajaran top losers. Indo Premier Investment Management, PT Prime Agri Resources Tbk (SGRO), dan PT Trust Finance Indonesia Tbk (TRUS) menjadi tiga saham yang mengalami penurunan harga paling signifikan pada pembukaan perdagangan hari ini. Kondisi ini menunjukkan dinamika pasar yang cukup bervariasi di awal pekan.











