Tuesday, 18 August 2026
BREAKING
BERITA

Trump Ancam Bom Oman Jika Ganggu Upaya Perdamaian dengan Iran

Oleh Emanuel August 18, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan ancaman tak terduga terhadap Oman, negara kaya di Semenanjung Arab. Ancaman tersebut disampaikan jika Oman dianggap menghalangi upaya AS untuk mengakhiri konflik dengan Iran, terutama terkait isu Selat Hormuz.

Ketegangan antara AS dan Iran semakin memanas menyusul insiden kapal tanker di Selat Hormuz yang krusial bagi jalur perdagangan minyak dunia. Trump secara pribadi menyatakan kekecewaannya terhadap Iran yang dinilainya telah melakukan tindakan provokatif. Ia mengklaim memiliki informasi bahwa Iran berencana untuk menyabotase kapal-kapal di Selat Hormuz.

Dalam cuitan di akun Twitter-nya pada 20 Juni 2019, Trump secara eksplisit mengancam Oman. “Jika Iran menginginkan masalah, mereka punya masalah besar, tapi jika mereka ingin mengancam negara lain, ingatlah bahwa kami telah mengidentifikasi 52 situs di Iran yang akan disasar jika Iran menyerang pangkalan AS atau aset Amerika,” tulis Trump.

Lebih lanjut, Trump menambahkan ancaman yang ditujukan langsung kepada Oman. “Jika Iran menghalangi upaya kami untuk mengakhiri perang yang tidak perlu ini, mereka akan menghadapi konsekuensi yang sangat kuat, yang berarti mengebom negara mereka. Ini adalah peringatan,” tegas Trump. Pernyataan ini mengindikasikan adanya kekhawatiran AS bahwa Oman mungkin akan berpihak atau memberikan jalan bagi Iran dalam menghadapi tekanan AS.

Trump juga mengklaim bahwa pertempuran dengan Iran mungkin akan segera berakhir. Ia mengaitkan hal ini dengan ancaman yang dilontarkannya, yang ia yakini akan membuat Iran berpikir ulang. Namun, ia tidak merinci lebih lanjut mengenai informasi intelijen yang dimilikinya mengenai rencana Iran di Selat Hormuz.

Pernyataan Trump ini sontak menimbulkan kekhawatiran internasional. Oman, sebagai tetangga Iran, memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas regional. Ancaman langsung dari presiden AS terhadap negara ini dapat memperburuk situasi dan mempersulit upaya diplomasi untuk meredakan ketegangan di Teluk Persia.

Bagikan: Facebook X WhatsApp