Saturday, 5 September 2026
BREAKING
BERITA

BRIN Ungkap Terapi Baru Kanker Paru Berbasis Fotodinamik

Oleh Emanuel September 5, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Indonesia berhasil mengembangkan sebuah terapi inovatif untuk kanker paru. Terapi yang dikembangkan ini memanfaatkan metode fotodinamik, sebuah pendekatan yang menjanjikan dalam penanganan penyakit ganas tersebut. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BRIN untuk menghadirkan solusi kesehatan mutakhir bagi masyarakat Indonesia.

Dalam pengembangan terapi fotodinamik ini, BRIN berkolaborasi dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Universitas Airlangga (Unair). Kolaborasi multidisiplin ini melibatkan para peneliti dari berbagai bidang keahlian, termasuk biologi, kimia, dan kedokteran. Fokus utama penelitian adalah pada senyawa fotosenzitizer, yaitu agen yang menjadi kunci dalam terapi fotodinamik. Senyawa ini akan mengaktivasi oksigen dalam tubuh ketika terpapar cahaya dengan panjang gelombang tertentu, sehingga mampu menghancurkan sel kanker.

Salah satu peneliti yang terlibat dalam proyek ini, Dr.rer.nat. Nurlina, S.Si., M.Sc., menyatakan optimisme terhadap potensi terapi ini. Ia menjelaskan bahwa studi praklinis telah menunjukkan hasil yang positif. “Kami telah berhasil mengembangkan senyawa fotosenzitizer dan telah melakukan uji coba pada hewan. Hasilnya sangat menjanjikan, di mana sel kanker paru dapat dihancurkan tanpa merusak sel sehat di sekitarnya,” ujar Dr. Nurlina.

Lebih lanjut, Dr. Nurlina merinci bahwa senyawa fotosenzitizer yang dikembangkan memiliki beberapa keunggulan. Keunggulan tersebut antara lain adalah selektivitas tinggi terhadap sel kanker, kemampuan terakumulasi di jaringan tumor, serta minimnya efek samping toksik. Hal ini penting untuk meminimalkan dampak negatif terapi pada pasien.

Proses pengembangan terapi ini tidak terlepas dari dukungan dana penelitian yang memadai. Dana penelitian bersumber dari skema Pendanaan Riset Inovatif Kolaboratif (PRK) BRIN. Skema pendanaan ini dirancang untuk mendorong kolaborasi antarlembaga riset dan universitas dalam menghasilkan inovasi yang berdampak.

Meskipun hasil uji praklinis sangat menggembirakan, BRIN menegaskan bahwa tahapan selanjutnya adalah uji klinis pada manusia. Uji klinis ini akan menjadi penentu utama efektivitas dan keamanan terapi fotodinamik kanker paru ini sebelum dapat diaplikasikan secara luas. BRIN berkomitmen untuk terus melanjutkan penelitian dan pengembangan hingga terapi ini siap digunakan oleh masyarakat.

Bagikan: Facebook X WhatsApp