Monday, 17 August 2026
BREAKING
OTOMOTIF

BRIN Ubah Limbah Batu Bara Jadi Bahan Baku Baterai Kendaraan Listrik

Oleh Emanuel August 17, 2026 58 minutes lalu 0 komentar

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berhasil mengembangkan material baterai kendaraan listrik (EV) dari limbah batu bara. Inisiatif ini berfokus pada pemanfaatan grafit artifisial yang diekstraksi dari limbah batu bara, sebuah langkah signifikan dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Penelitian yang dipimpin oleh Dr. Rino Raksa Adhi ini menargetkan untuk menciptakan bahan baku baterai EV yang lebih terjangkau dan berkelanjutan. Grafit artifisial yang dihasilkan memiliki potensi untuk menggantikan grafit alami yang saat ini banyak digunakan dalam pembuatan baterai lithium-ion.

Dr. Rino Raksa Adhi menjelaskan, “Kami telah berhasil mengembangkan metode untuk menghasilkan grafit artifisial dari limbah batu bara yang memenuhi standar kualitas untuk bahan baku baterai EV.” Ia menambahkan bahwa teknologi ini membuka peluang untuk mengurangi ketergantungan pada impor material baterai.

Proses pengembangan ini melibatkan berbagai tahapan, mulai dari pengolahan limbah batu bara hingga sintesis grafit artifisial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa grafit artifisial yang dihasilkan memiliki struktur dan sifat elektrokimia yang menjanjikan untuk aplikasi baterai.

Lebih lanjut, Deputi Bidang Riset dan Inovasi BRIN, Prof. Dr. Muhammad Aziz, menyatakan apresiasinya terhadap terobosan ini. “Ini adalah contoh nyata bagaimana riset dan inovasi dapat memberikan solusi bagi permasalahan lingkungan sekaligus mendorong kemajuan industri nasional,” ujar Prof. Aziz.

BRIN berharap pengembangan ini dapat segera dikomersialisasikan dan berkontribusi pada target pemerintah untuk meningkatkan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia. Pemanfaatan limbah batu bara tidak hanya memberikan nilai tambah ekonomi, tetapi juga membantu mengatasi masalah penumpukan limbah industri.

Bagikan: Facebook X WhatsApp