Friday, 28 August 2026
BREAKING
EKONOMI

BPS Tegaskan Validitas Data Sosial Ekonomi Pasca Penyesuaian Klasifikasi Desil

Oleh Yohanes August 28, 2026 47 minutes lalu 0 komentar

Badan Pusat Statistik (BPS) angkat bicara terkait isu validitas Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menyusul adanya penyesuaian ulang klasifikasi desil kesejahteraan masyarakat. Kepala BPS, Suryamin, menegaskan bahwa penyesuaian tersebut tidak serta-merta membuat data menjadi tidak valid.

Menurut Suryamin, penyesuaian klasifikasi desil merupakan upaya BPS untuk terus meningkatkan kualitas data yang dihasilkan. “Proses ini justru bertujuan untuk menyempurnakan dan memastikan data yang ada agar semakin relevan dengan kondisi terkini masyarakat,” ujar Suryamin dalam sebuah kesempatan.

Klasifikasi desil sendiri merupakan metode pengelompokan penduduk berdasarkan tingkat kesejahteraan mereka. Terdapat sepuluh kelompok (desil), di mana desil pertama mewakili kelompok paling miskin dan desil kesepuluh mewakili kelompok paling kaya. Penyesuaian ini penting dilakukan seiring dengan perubahan dinamika sosial dan ekonomi.

Suryamin menjelaskan lebih lanjut bahwa penyesuaian ulang klasifikasi desil dilakukan berdasarkan metodologi yang telah teruji dan standar internasional. Hal ini untuk memastikan bahwa setiap perubahan yang dilakukan tetap mengacu pada prinsip-prinsip ilmiah dan akuntabilitas statistik. “Kami berkomitmen untuk menyajikan data yang akurat dan terpercaya bagi para pembuat kebijakan maupun publik,” tambahnya.

Ia menambahkan, data DTSEN yang telah disesuaikan klasifikasi desilnya tetap dapat digunakan untuk berbagai analisis. Mulai dari identifikasi kelompok rentan, evaluasi program pengentasan kemiskinan, hingga perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran. BPS terus berupaya menjaga integritas dan kualitas data demi mendukung pembangunan nasional.

Bagikan: Facebook X WhatsApp