Sunday, 9 August 2026
BREAKING
BERITA

BPOM Tarik MinyaKita Beraroma Solar, Pabrik di Karanganyar Ditutup

Oleh Emanuel August 9, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan peringatan kepada masyarakat terkait peredaran MinyaKita yang memiliki aroma tidak normal. Temuan ini berujung pada penutupan salah satu produsen MinyaKita di Karanganyar, Jawa Tengah, serta penarikan produk dari pasaran.

Langkah tegas ini diambil setelah BPOM mendeteksi adanya minyak goreng MinyaKita yang tercium berbau solar. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran akan kualitas dan keamanan produk yang dikonsumsi masyarakat. BPOM menegaskan pentingnya kewaspadaan konsumen terhadap produk minyak goreng yang tidak sesuai standar.

Kepala BPOM, Penny K. Lukito, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan investigasi mendalam atas temuan tersebut. “Kami telah melakukan investigasi dan menemukan adanya MinyaKita yang berbau tidak normal, yaitu berbau solar. Hal ini tentu saja tidak bisa ditoleransi,” ujar Penny K. Lukito dalam keterangan resminya.

Akibat temuan ini, BPOM memerintahkan penutupan fasilitas produksi PT Indo Beras Unggul (IBU) di Karanganyar yang diduga menjadi sumber masalah. Selain itu, seluruh produk MinyaKita yang dihasilkan dari pabrik tersebut ditarik dari peredaran untuk mencegah penyebaran lebih lanjut. Penarikan produk ini merupakan bagian dari upaya BPOM untuk melindungi kesehatan masyarakat.

PT Indo Beras Unggul sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. BPOM mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat membeli minyak goreng, terutama MinyaKita. Konsumen disarankan untuk memeriksa kemasan dan memastikan tidak ada kejanggalan pada aroma maupun penampakan produk sebelum membeli. Jika menemukan produk yang mencurigakan, masyarakat diminta untuk segera melaporkan ke BPOM terdekat.

BPOM berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan ketat terhadap produk pangan yang beredar di masyarakat guna memastikan keamanan dan kualitasnya. Penindakan terhadap produsen yang melanggar aturan akan terus dilakukan demi menjaga kepercayaan publik terhadap produk dalam negeri.

Bagikan: Facebook X WhatsApp