Wednesday, 19 August 2026
BREAKING
MOTOGP

Bos Tim MotoGP Ingatkan Publik Terkait Penipuan Tiket Palsu

Oleh Wibowo August 19, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Gino Borsoi, bos tim Pramac Racing, baru-baru ini mengeluarkan peringatan keras kepada publik terkait maraknya penipuan yang mengatasnamakan dirinya. Modus penipuan ini melibatkan oknum yang menyamar sebagai Borsoi dan meminta sejumlah uang dengan iming-iming tiket MotoGP.

Kejadian ini pertama kali terungkap ketika Borsoi menerima informasi bahwa ada pihak-pihak yang mengaku sebagai dirinya dan menghubungi orang-orang untuk menawarkan tiket MotoGP. Para penipu ini kemudian meminta pembayaran sejumlah uang dengan janji akan memberikan akses ke gelaran balap motor bergengsi tersebut. Borsoi menegaskan bahwa tindakan ini adalah palsu dan tidak ada hubungannya dengan dirinya maupun tim Pramac Racing.

Menanggapi situasi yang merugikan ini, Borsoi secara tegas menyatakan, “Saya ingin mengklarifikasi bahwa saya tidak pernah meminta uang kepada siapa pun untuk tiket MotoGP. Ini adalah penipuan, dan saya ingin memperingatkan semua orang untuk tidak tertipu.” Pernyataan ini disampaikan guna melindungi para penggemar MotoGP dari kerugian finansial dan potensi kekecewaan.

Borsoi juga mengimbau agar para penggemar selalu waspada terhadap tawaran tiket yang mencurigakan, terutama yang datang melalui saluran tidak resmi atau meminta pembayaran di muka secara langsung. Ia menyarankan agar pembelian tiket MotoGP dilakukan hanya melalui kanal resmi yang disediakan oleh penyelenggara acara atau melalui agen tiket terpercaya. Hal ini penting untuk memastikan keaslian tiket dan menghindari praktik penipuan yang semakin marak.

Hingga saat ini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai identitas pelaku penipuan tersebut. Namun, pihak Pramac Racing dan Gino Borsoi akan terus memantau situasi dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah penyebaran modus penipuan ini lebih luas. Penggemar MotoGP diingatkan untuk selalu berhati-hati dan melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan kepada pihak berwenang.

Bagikan: Facebook X WhatsApp