Sunday, 6 September 2026
BREAKING
BERITA

BI Lampung Edukasi Warga Soal Jaga Stabilitas Rupiah

Oleh Emanuel September 6, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Bank Indonesia (BI) melalui Deputi Gubernur, Aida S. Budiman, memberikan edukasi kepada masyarakat Lampung mengenai pentingnya menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah. Penjelasan ini disampaikan dalam acara “Sosialisasi dan Edukasi Nilai Tukar Rupiah” yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Novotel, Bandar Lampung, pada hari Rabu, 15 Mei 2024.

Dalam paparannya, Aida S. Budiman menjelaskan bahwa stabilitas Rupiah merupakan kunci bagi perekonomian Indonesia. Ia menguraikan berbagai faktor yang memengaruhi pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing, khususnya Dolar Amerika Serikat. Menurutnya, keseimbangan antara permintaan dan penawaran Dolar AS di pasar menjadi faktor utama yang menentukan.

Lebih lanjut, Aida merinci bahwa aktivitas ekonomi riil seperti ekspor dan impor turut memberikan dampak signifikan. Surplus dalam neraca perdagangan, yang berarti nilai ekspor lebih besar dari impor, cenderung memperkuat Rupiah. Sebaliknya, defisit dapat menekan nilai tukar.

Selain itu, investasi asing langsung (Foreign Direct Investment/FDI) dan arus modal portofolio (capital inflow) juga menjadi penopang stabilitas Rupiah. Masuknya modal asing ke Indonesia akan meningkatkan permintaan terhadap Rupiah, sehingga memperkuat nilainya. Sebaliknya, arus keluar modal (capital outflow) dapat melemahkan Rupiah.

Aida juga menyoroti pentingnya fundamental ekonomi suatu negara, seperti inflasi yang terkendali, pertumbuhan ekonomi yang sehat, dan kebijakan fiskal yang prudent. Faktor-faktor internal ini membangun kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia.

Tak ketinggalan, sentimen global dan kondisi ekonomi makro dunia turut berperan dalam memengaruhi nilai tukar. Ketidakpastian di pasar global, perubahan suku bunga bank sentral negara maju, dan gejolak geopolitik dapat memicu volatilitas pada mata uang negara berkembang, termasuk Rupiah.

Melalui edukasi ini, BI berharap masyarakat dapat lebih memahami dinamika nilai tukar Rupiah dan turut berkontribusi dalam menjaga stabilitasnya melalui berbagai aktivitas ekonomi yang produktif dan bijak.

Bagikan: Facebook X WhatsApp