Barcelona Femeni, sang juara Eropa, tengah menghadapi gelombang kepergian pemain untuk kedua kalinya berturut-turut di bursa transfer musim panas. Situasi ini terjadi di tengah performa tim putra yang terbentur aturan Financial Fair Play, yang dampaknya merembet ke tim putri.
Kabar ini datang setelah kegembiraan tim meraih empat trofi pada musim 2025-26. Ironisnya, meski berhasil meraih gelar Liga Champions, klub tampaknya kesulitan mempertahankan bintang-bintangnya. Hingga kini, tujuh pemain telah dipastikan angkat kaki dari tim kampiun Eropa tersebut.
Satu-satunya pemain yang didatangkan sejauh ini adalah Renee van Asten, pemain berusia 19 tahun yang direkrut dari Ajax. Kepergian para pemain kunci seperti Alexia Putellas, Aitana Bonmatí, dan Caroline Graham Hansen, yang disebutkan sebagai bagian dari eksodus sebelumnya, semakin mengikis kekuatan tim.
Situasi ini menimbulkan pertanyaan mengenai apa yang sebenarnya dibutuhkan untuk mempertahankan talenta terbaik di klub jika gelar Liga Champions saja tidak cukup. Perubahan ini berpotensi mengubah wajah Barcelona Femeni secara signifikan di musim mendatang.
Informasi ini merupakan kutipan dari buletin email gratis kami mengenai sepak bola wanita, ‘Moving the Goalposts’. Untuk mendapatkan edisi lengkapnya, silakan kunjungi halaman yang disediakan dan ikuti instruksinya. ‘Moving the Goalposts’ akan dikirimkan seminggu sekali, setiap Rabu, selama masa jeda kompetisi, dan akan kembali hadir pada hari Selasa dan Kamis mulai September.
