Bank Jago Kian Mendominasi, Raih Penghargaan Bergengsi Digital Banking Excellence 2026

Rini Widiyarti

PT Bank Jago Tbk sukses mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin inovasi sektor keuangan digital di Indonesia. Perseroan baru saja meraih penghargaan Top Company in Digital Banking Excellence.

Apresiasi ini diberikan dalam ajang Indonesia Top Companies Recognition 2026 di Jakarta. Penghargaan tersebut merupakan kolaborasi antara Indonesia Data dan Bloomberg Technoz Intelligence.

Pengakuan ini diberikan atas dedikasi Bank Jago dalam mengembangkan layanan digital mutakhir. Strategi perusahaan dinilai berhasil mendorong pertumbuhan bisnis yang signifikan secara berkelanjutan.

Pencapaian ini menempatkan Bank Jago sebagai salah satu bank digital terbesar di tanah air. Saat ini, total aset perseroan telah menyentuh angka Rp39,5 triliun.

Kekuatan utama pertumbuhan perusahaan bersumber dari integrasi ekosistem yang masif. Salah satu pendorong utamanya adalah kolaborasi strategis bersama GoTo Financial.

Melalui produk GoPay Tabungan by Jago, nasabah kini lebih mudah mengelola keuangan. Layanan ini menghubungkan tabungan digital langsung dengan transaksi harian di Gojek.

Selain itu, inovasi fitur seperti Kantong untuk alokasi dana menjadi daya tarik utama. Pengguna juga dimanjakan dengan teknologi Spend Analysis berbasis kecerdasan buatan.

Kehadiran produk GoPay Deposito pun semakin memperluas akses investasi bagi masyarakat. Seluruh inovasi ini terbukti efektif dalam meningkatkan adopsi layanan digital nasabah.

Dampak positif transformasi teknologi tersebut terlihat jelas pada kinerja keuangan kuartal I-2026. Bank Jago berhasil membukukan laba bersih mencapai Rp85,77 miliar.

Angka tersebut mencatatkan pertumbuhan impresif sebesar 42,31 persen secara tahunan. Kinerja operasional perusahaan juga menunjukkan fundamental yang semakin kokoh dan sehat.

Dana Pihak Ketiga atau DPK tercatat mencapai angka Rp26,4 triliun. Sementara itu, penyaluran kredit perseroan sukses menembus nilai Rp25,2 triliun.

Basis pengguna pun mengalami lonjakan signifikan hingga mencapai 19,4 juta nasabah. Kualitas aset tetap terjaga dengan rasio kredit bermasalah atau NPL yang rendah.

Tercatat angka NPL Bank Jago berada di level 0,8 persen. Hal ini mencerminkan manajemen risiko yang disiplin di tengah ekspansi bisnis yang agresif.

Keberhasilan Bank Jago menjadi bukti bahwa digitalisasi perbankan adalah kunci masa depan. Konsistensi dalam memberikan solusi keuangan yang praktis menjadi pembeda utama perusahaan.

Penghargaan ini menjadi motivasi bagi perseroan untuk terus berinovasi bagi masyarakat. Bank Jago berkomitmen untuk memperkuat ekosistem perbankan digital yang inklusif di Indonesia.

Ke depan, perseroan diprediksi akan terus memperluas jangkauan layanan keuangan digital. Integrasi ekosistem tetap menjadi pilar utama dalam strategi pertumbuhan bisnis jangka panjang.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All