Friday, 28 August 2026
BREAKING
TEKNOLOGI

Banjir Bandang Himalaya Nepal: Diduga Setinggi 40 Meter, Picu Misterius Terungkap

Oleh Herfansyah August 28, 2026 52 minutes lalu 0 komentar

Nepal diguncang oleh banjir bandang dahsyat yang diduga mencapai ketinggian 40 meter, meluluhlantakkan sejumlah wilayah. Penyelidikan awal mengarah pada sumber pemicu di Pegunungan Himalaya, membuka tabir misteri di balik bencana alam yang memilukan ini.

Peristiwa tragis ini terjadi pada 23 Oktober 2023, menyapu bersih berbagai daerah di Nepal. Laporan dari para ahli menduga bahwa gelombang air raksasa tersebut memiliki ketinggian yang luar biasa, menciptakan gelombang kehancuran yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Tim peneliti dari University of Bristol, Inggris, yang dipimpin oleh Dr. Scott Hallett, merilis temuan mereka pada 24 November 2023. Studi ini menganalisis citra satelit dan data seismik untuk mengidentifikasi penyebab banjir bandang tersebut. “Kami menemukan bukti kuat bahwa banjir bandang ini dipicu oleh runtuhan salju besar di Pegunungan Himalaya,” ujar Dr. Hallett dalam pernyataannya.

Runtuhan salju yang terjadi pada 23 Oktober 2023, sekitar pukul 11:30 waktu setempat, ini diduga berasal dari gletser yang tidak stabil. Massa salju dan es yang jatuh dengan kecepatan tinggi ini kemudian menghantam aliran sungai, menciptakan gelombang pasang yang dahsyat. Gelombang ini diperkirakan memiliki volume air yang sangat besar, menyebabkan kerusakan parah di sepanjang alirannya.

Banjir bandang ini menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat Nepal. Laporan awal menyebutkan adanya korban jiwa dan hilangnya harta benda. Infrastruktur penting seperti jembatan dan jalan raya dilaporkan rusak parah, menghambat upaya penyelamatan dan bantuan.

Para ilmuwan menekankan pentingnya pemantauan gletser dan area pegunungan yang rentan di Himalaya. Perubahan iklim global diduga turut berperan dalam meningkatkan risiko bencana alam seperti ini. Penelitian lebih lanjut diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai mekanisme terjadinya banjir bandang dan cara mitigasinya di masa depan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp