Klub-klub elite Eropa melancarkan ancaman boikot partisipasi di Piala Dunia Antarklub masa depan. Ultimatum ini dikeluarkan beberapa jam sebelum rencana besar Gianni Infantino, Presiden FIFA, terkait skema Fifa Forward Enterprise, dibatalkan. Kelompok berpengaruh European Football Clubs (EFC) menjadi motor di balik seruan ini, menuntut Infantino untuk mundur dari rencananya.
Dalam surat tertulis yang ditujukan kepada Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafström, EFC dengan tegas menyatakan bahwa kelanjutan kerja sama mereka dengan turnamen mendatang akan sangat bergantung pada keputusan Infantino untuk menghentikan skema Fifa Forward Enterprise. Ancaman ini, sebagaimana dilaporkan oleh The Guardian, akan tetap berlaku hingga tercapainya kesepakatan joint venture antara EFC dan FIFA. Kerangka kerja untuk kerja sama ini bahkan sudah disepakati sebelumnya.
Lebih lanjut, EFC menekankan bahwa kesepakatan joint venture tersebut harus rampung sebelum hak siar televisi untuk Piala Dunia Antarklub Putri 2028 dijual. Langkah ini menunjukkan keseriusan EFC dalam memperjuangkan kepentingan mereka dan mendesak FIFA untuk mempertimbangkan kembali strateginya. Rencana Infantino yang terancam kandas ini menciptakan ketegangan signifikan di kancah sepak bola antarklub global.
