Pembalap asal Brasil, Felipe Nasr, terus menunjukkan keseriusan untuk mengamankan kursi balap permanen di ajang IndyCar Series. Meski kini sukses mendominasi ajang balap ketahanan, pria berusia 33 tahun ini belum menyembunyikan hasratnya untuk tampil penuh di kejuaraan balap mobil roda terbuka paling bergengsi di Amerika Serikat tersebut.
Nasr saat ini berperan sebagai asuransi bagi Team Penske. Ia selalu bersiaga penuh untuk menggantikan posisi Josef Newgarden yang masih dalam masa pemulihan cedera kaki. Cedera tersebut dialami Newgarden pasca kecelakaan dramatis di ajang Indianapolis 500 pada Mei lalu. Sejak saat itu, Nasr terus mendampingi tim, termasuk saat sesi latihan di Detroit dan akhir pekan balapan di Road America.
Bukti kesiapan Nasr terlihat jelas pada sesi uji coba multi-tim di Mid-Ohio Sports Car Course pekan lalu. Mengendarai mobil Chevrolet nomor 2, mantan pembalap Formula 1 musim 2015-2016 ini menunjukkan performa impresif. Meski sempat absen mengemudikan mobil IndyCar sejak Oktober lalu, Nasr mampu mengimbangi kecepatan rekan setimnya, David Malukas dan Scott McLaughlin.
Dalam sesi tersebut, Nasr menempati posisi ke-11 dari 16 pembalap. Catatan waktunya sangat tipis, hanya terpaut 0,0554 detik dari Malukas dan berselisih sedikit di atas sepersepuluh detik dari McLaughlin. Hasil ini dianggap sangat produktif bagi Nasr, mengingat ia harus beradaptasi kembali dengan karakter mobil yang jarang ia kendarai.
Keberhasilan Nasr di dunia balap saat ini sebenarnya sudah luar biasa. Sejak bergabung dengan Porsche Penske Motorsport pada 2023, ia telah mengoleksi delapan kemenangan bergengsi. Prestasi tertingginya termasuk tiga kemenangan beruntun di Rolex 24 At Daytona, dua kali juara di Twelve Hours of Sebring, serta menyabet gelar juara umum IMSA tahun 2024.
Dengan segudang prestasi di bawah naungan bendera Penske, kini publik mulai mempertanyakan apakah Roger Penske, sang pemilik tim yang dijuluki The Captain, akan memberikan kepercayaan penuh kepada Nasr untuk membalap di IndyCar secara permanen.
Ketika ditanya mengenai apa lagi yang harus ia buktikan agar mendapatkan kursi tetap, Nasr tidak memberikan jawaban panjang lebar. Ia hanya tersenyum dan memberikan respons diplomatis kepada media. Menurutnya, keputusan tersebut sepenuhnya berada di tangan sang pemilik tim.
Tanya saja kepadanya, ujar Nasr singkat saat didesak mengenai masa depannya. Jawaban tersebut sekaligus menegaskan bahwa bola kini berada di tangan manajemen Team Penske terkait susunan pembalap mereka ke depan. Apakah sang juara IMSA ini akan segera mendapatkan kesempatan emas di lintasan IndyCar, hanya Roger Penske yang bisa menentukan.











