Sebuah mobil Toyota Alphard dilaporkan menerobos lampu merah, namun yang menjadi sorotan utama adalah penggunaan pelat nomor yang diduga palsu. Kejadian ini memicu penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang terkait keabsahan identitas kendaraan tersebut.
Kendaraan mewah jenis Toyota Alphard ini tertangkap kamera menerobos lampu merah di area penyeberangan pejalan kaki. Namun, perhatian publik dan aparat kepolisian tertuju pada nomor polisi yang terpasang pada mobil tersebut, yaitu D-1828-XHQ. Dugaan kuat muncul bahwa pelat nomor ini tidak sesuai dengan kendaraan yang seharusnya, bahkan diduga palsu.
Sumber informasi awal menyebutkan bahwa pelat nomor yang terpasang pada Toyota Alphard tersebut identik dengan pelat nomor yang seharusnya digunakan oleh kendaraan jenis Daihatsu Gran Max. Ketidaksesuaian inilah yang kemudian menimbulkan kecurigaan dan memicu penyelidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian tengah berupaya mengklarifikasi kebenaran informasi ini dan menelusuri asal-usul pelat nomor tersebut.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai status penyelidikan maupun temuan terkait dugaan pemalsuan pelat nomor pada Toyota Alphard tersebut. Namun, kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas dan penegakan hukum terhadap pelanggaran identitas kendaraan.
