Perjuangan wakil India di turnamen bergengsi Indonesia Open 2026 secara resmi berakhir pada Jumat (5/6/2026). Pasangan ganda putra M.R. Arjun dan Hariharan Amsakarunan harus mengakui keunggulan wakil Malaysia, Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin, dalam pertandingan perempat final yang digelar di Jakarta. Kekalahan ini menandai akhir dari partisipasi seluruh atlet India di turnamen BWF World Tour Super 1000 tersebut.
Arjun dan Hariharan, yang tampil di hadapan publik tuan rumah, takluk dalam dua gim langsung dengan skor telak 12-21 dan 10-21. Pertandingan yang hanya berlangsung selama 32 menit ini menunjukkan dominasi pasangan Malaysia. Sejak awal laga, duet India ini terlihat kesulitan untuk memberikan tekanan berarti kepada lawannya. Mereka gagal mengulang performa impresif yang telah mereka tunjukkan di babak-babak sebelumnya, yang akhirnya memastikan langkah mereka terhenti dan tidak ada lagi wakil India yang tersisa di turnamen.
Meskipun tersingkir, pencapaian Arjun dan Hariharan di Indonesia Open 2026 patut diapresiasi. Mereka berhasil menorehkan sejarah baru dalam karier mereka dengan mencapai perempat final turnamen level Super 1000 untuk pertama kalinya. Pasangan yang saat ini menduduki peringkat 30 dunia ini memang telah menunjukkan peningkatan performa yang signifikan sepanjang musim 2026. Mereka juga menjadi bagian penting dari tim Thomas Cup India yang berhasil meraih medali perunggu pada edisi 2026.
Perjalanan gemilang mereka di Jakarta dimulai dengan kemenangan mengejutkan atas unggulan dari Malaysia, Aaron Tai dan Kang Khai Xing, di babak 16 besar. Pasangan Malaysia tersebut sebelumnya bahkan pernah mengalahkan ganda putra nomor satu India, Satwiksairaj Rankireddy dan Chirag Shetty, di All England 2026. Dalam laga yang menguras tenaga dan berlangsung selama 48 menit, Arjun dan Hariharan berhasil bangkit dari ketertinggalan satu gim untuk membalikkan keadaan dan meraih kemenangan dramatis dengan skor 16-21, 21-15, dan 21-19.
Kemenangan atas Tai/Xing ini menjadi bukti nyata kemajuan pesat yang ditorehkan oleh Arjun dan Hariharan di pentas BWF World Tour tahun ini. Sebelumnya, di ajang India Open, mereka juga berhasil mengalahkan ganda putra papan atas dunia, Ong Yew Sin dan Teo Ee Yi, yang merupakan peraih medali Kejuaraan Dunia. Hasil-hasil positif ini semakin mempertegas status mereka sebagai salah satu pasangan ganda putra yang patut diperhitungkan di kancah internasional.
Indonesia Open 2026 sendiri telah menjadi panggung bagi berbagai kejutan dan hasil yang tak terduga. Di sektor tunggal putri, harapan India, P.V. Sindhu, yang merupakan peraih dua medali Olimpiade, juga harus mengakhiri perjalanannya di babak 16 besar. Ia takluk dari tunggal putri nomor satu dunia asal Korea Selatan, An Se Young, dengan skor 17-21 dan 15-21. Di sektor tunggal putra, pebulu tangkis muda Ayush Shetty juga terhenti di babak 16 besar setelah kalah dari wakil Hong Kong, Lee Cheuk Yiu, dalam pertarungan tiga gim yang sengit.
Perjuangan wakil India lainnya, Rohan Kapoor dan Ruthvika Shivani Gadde di nomor ganda campuran, juga harus berakhir lebih awal. Mereka takluk dari pasangan juara bertahan asal Prancis, Thom Gicquel dan Delphine Delrue, dengan skor 13-21 dan 12-21 dalam waktu 36 menit. Kekalahan ini melengkapi eliminasi seluruh kontingen India dari turnamen Indonesia Open 2026, sekaligus menegaskan bahwa gelar juara dari ajang ini belum mampu diraih oleh para atlet bulu tangkis India pada edisi kali ini. Meski begitu, performa beberapa wakil, khususnya Arjun/Hariharan, memberikan optimisme tersendiri bagi perkembangan bulu tangkis India di masa mendatang.











