Wednesday, 5 August 2026
BREAKING
OLAHRAGA

AFC Restui Jadwal Final Piala Presiden 2026 Meski Diterpa Kritik

Oleh Emanuel August 5, 2026 44 minutes lalu 0 komentar

Panitia Pelaksana (Organizing Committee/OC) Piala Presiden 2026 menegaskan bahwa jadwal pelaksanaan babak final dan perebutan tempat ketiga telah mendapatkan persetujuan dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Kepastian ini diungkapkan di tengah maraknya kritik yang mengiringi penetapan jadwal tersebut.

Pertandingan puncak yang mempertemukan Persib Bandung melawan Persebaya Surabaya dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 6 Agustus 2026. Lokasi pertandingan final ini diputuskan akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali.

Keputusan ini diambil setelah melalui serangkaian diskusi dan pertimbangan matang oleh pihak penyelenggara. OC Piala Presiden 2026 menyatakan bahwa persetujuan dari AFC menjadi landasan utama mereka dalam menetapkan jadwal final. Hal ini penting mengingat AFC memiliki otoritas dalam regulasi dan kalender kompetisi sepak bola di tingkat Asia, termasuk turnamen yang melibatkan klub-klub dari negara anggota.

Meskipun demikian, penetapan jadwal final ini tidak luput dari sorotan dan kritik. Berbagai pihak, termasuk pengamat sepak bola dan sebagian penggemar, menyuarakan keberatan mereka terhadap waktu pelaksanaan yang dinilai kurang ideal. Alasan yang sering dikemukakan berkaitan dengan potensi bentrokan jadwal dengan kompetisi domestik lainnya atau kebutuhan pemain untuk istirahat pasca-turnamen.

Menanggapi hal tersebut, OC Piala Presiden 2026 berupaya memberikan klarifikasi. Mereka menekankan bahwa persetujuan AFC bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah pengakuan terhadap kelayakan dan kesesuaian jadwal dengan standar internasional. “Kami memastikan bahwa semua tahapan dan jadwal, termasuk final dan perebutan juara ketiga, telah melalui kajian mendalam dan mendapatkan restu dari AFC,” ujar salah seorang perwakilan OC yang tidak disebutkan namanya. Pernyataan ini diharapkan dapat meredakan kekhawatiran dan memberikan kejelasan mengenai legalitas dan kesiapan penyelenggaraan turnamen.

Lebih lanjut, pemilihan Bali sebagai tuan rumah final juga menjadi salah satu aspek yang turut dipertimbangkan. Stadion Kapten I Wayan Dipta dikenal memiliki fasilitas yang memadai dan telah beberapa kali menjadi venue untuk pertandingan penting. Keputusan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman terbaik bagi tim yang bertanding maupun para penonton yang hadir.

Bagikan: Facebook X WhatsApp