Monday, 7 September 2026
BREAKING
TEKNOLOGI

Abu Vulkanik Anak Krakatau Berpotensi Turun Hingga Akhir Pekan, BMKG Beri Penjelasan

Oleh Herfansyah September 7, 2026 50 minutes lalu 0 komentar

Hujan abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau masih berlanjut dan dirasakan dampaknya di sejumlah wilayah, termasuk Jakarta dan Lampung. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi intensitas abu vulkanik tersebut berpotensi menurun hingga akhir pekan ini.

Menurut Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, pola angin saat ini menjadi faktor utama yang menentukan arah dan jangkauan sebaran abu vulkanik. “Angin di ketinggian yang dominan bertiup dari arah tenggara ke barat laut telah membawa material vulkanik Anak Krakatau ke wilayah yang lebih luas, termasuk pesisir barat Lampung dan sebagian DKI Jakarta,” jelasnya dalam keterangan resmi yang diterima pada Selasa (26/12/2023).

BMKG terus memantau pergerakan abu vulkanik secara intensif menggunakan berbagai instrumen, termasuk citra satelit dan stasiun pengamatan cuaca. Analisis citra satelit Himawari pada tanggal 25 Desember 2023 pukul 07.00 WIB menunjukkan adanya jejak abu vulkanik yang membentang dari gugusan gunung api di Selat Sunda hingga melintasi sebagian besar wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta, dan sebagian Banten.

Dwikorita menambahkan, meskipun abu vulkanik masih terdeteksi, pihaknya memprediksi intensitasnya akan berangsur-angsur berkurang. “Perkiraan kami, sebaran abu vulkanik ini akan cenderung berkurang intensitasnya pada akhir pekan ini,” ujarnya. Namun, ia juga menekankan bahwa kondisi ini sangat dinamis dan bergantung pada aktivitas erupsi Anak Krakatau selanjutnya serta perubahan pola angin.

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap waspada dan mengikuti informasi terkini. “Kami terus memberikan pembaruan secara berkala. Masyarakat diimbau untuk tidak panik namun tetap berhati-hati, terutama saat beraktivitas di luar ruangan,” pungkas Dwikorita.

Bagikan: Facebook X WhatsApp