Meskipun penjualan mobil hybrid terpantau mengalami kenaikan di Indonesia, tren pertumbuhan segmen ini ternyata tidak sekencang mobil listrik murni. Data terbaru menunjukkan bahwa mobil listrik murni justru mendominasi dalam hal peningkatan angka penjualan.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), penjualan mobil hybrid pada periode Januari hingga Mei 2024 tercatat sebanyak 20.230 unit. Angka ini memang menunjukkan peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, namun pertumbuhan tersebut terbilang moderat.
Sementara itu, di sisi lain, mobil listrik murni justru mencatatkan lonjakan penjualan yang signifikan. Dalam kurun waktu yang sama, yaitu Januari hingga Mei 2024, penjualan mobil listrik murni mencapai 10.711 unit. Angka ini merupakan lompatan besar jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.
Perbedaan pertumbuhan yang mencolok ini mengindikasikan pergeseran preferensi konsumen di pasar otomotif Indonesia. Mobil listrik murni tampaknya mulai menarik perhatian lebih besar dari masyarakat, didorong oleh berbagai faktor seperti kesadaran lingkungan yang meningkat, insentif pemerintah, serta semakin beragamnya pilihan model yang ditawarkan.
Meskipun mobil hybrid masih memiliki pangsa pasar yang cukup besar dan terus bertumbuh, tren saat ini menunjukkan bahwa mobil listrik murni menjadi bintang baru yang potensial di Indonesia. Perkembangan infrastruktur pengisian daya dan jangkauan baterai yang terus membaik juga turut berkontribusi pada meningkatnya minat terhadap kendaraan berbasis listrik sepenuhnya.
