Pebalap Indonesia, Veda Ega Prakoso, harus menelan pil pahit setelah gagal meraih poin di ajang Moto3 seri Aragon, Spanyol. Ia hanya mampu menyelesaikan balapan di Sirkuit de la MotorLand Aragon pada Minggu (24/9/2023) di posisi ke-20. Hasil ini tentu tidak sesuai dengan harapan tim dan pebalap muda berbakat tersebut.
Usai balapan, Veda mengungkapkan bahwa performanya di Aragon memang diwarnai berbagai kendala. Ia mengakui kesulitan yang dihadapi sepanjang akhir pekan, mulai dari sesi latihan hingga balapan utama. “Saya merasa kesulitan di beberapa sektor sirkuit ini,” ujar Veda.
Menurut Veda, adaptasi dengan kondisi lintasan dan performa motor menjadi tantangan utama. Ia merasakan adanya perbedaan yang signifikan dalam beberapa aspek yang membuatnya tidak bisa tampil maksimal. “Ada beberapa bagian yang terasa berbeda dan membuat saya kurang nyaman,” tambahnya.
Meskipun demikian, Veda tetap menunjukkan semangat juangnya di lintasan. Ia berjuang keras untuk memperbaiki posisinya, namun persaingan di kelas Moto3 sangatlah ketat. Setiap pebalap berusaha memberikan yang terbaik untuk meraih hasil optimal.
Kegagalan meraih poin di Aragon ini menjadi pelajaran berharga bagi Veda. Ia bertekad untuk segera mengevaluasi performanya dan melakukan perbaikan demi menghadapi seri-seri berikutnya. “Kami akan terus belajar dan berusaha lebih baik lagi di seri-seri selanjutnya,” pungkas Veda.
