Monday, 31 August 2026
BREAKING
LIFESTYLE

Istri Penumpang Tewas Turbulensi SQ321 Gugat Singapore Airlines

Oleh Muzairi M August 31, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Perusahaan penerbangan Singapore Airlines (SIA) menghadapi gugatan hukum dari istri seorang penumpang warga negara Inggris yang meninggal dunia akibat insiden turbulensi parah. Kejadian tragis tersebut terjadi pada penerbangan SQ321.

Gugatan ini diajukan oleh istri korban yang identitasnya belum dirilis secara resmi. Insiden turbulensi hebat yang menimpa pesawat Boeing 777-300ER dalam penerbangan dari London Heathrow ke Singapura pada 21 Mei 2024 lalu menyebabkan satu penumpang tewas dan puluhan lainnya luka-luka. Korban tewas adalah seorang pria berusia 73 tahun.

Pihak Singapore Airlines telah menyatakan belasungkawa yang mendalam atas insiden tersebut dan komitmen untuk memberikan dukungan kepada keluarga korban. Maskapai penerbangan ini juga tengah bekerja sama penuh dengan pihak berwenang untuk melakukan investigasi menyeluruh mengenai penyebab turbulensi yang ekstrem tersebut.

Informasi mengenai detail gugatan, termasuk tuntutan spesifik yang diajukan, belum diungkapkan ke publik. Namun, pengajuan gugatan ini menandai langkah hukum awal dari keluarga korban yang mencari pertanggungjawaban atas hilangnya nyawa dalam peristiwa yang tidak terduga tersebut. Pihak maskapai sendiri menyatakan akan meninjau gugatan tersebut setelah menerima pemberitahuan resmi.

Sebelumnya, Singapore Airlines telah memberikan santunan kepada penumpang yang terluka dan keluarga dari penumpang yang meninggal. Perusahaan penerbangan tersebut juga telah mengumumkan akan memberikan ganti rugi sesuai dengan peraturan yang berlaku dan kompensasi tambahan kepada mereka yang mengalami cedera.

Bagikan: Facebook X WhatsApp