Pelatih Tim Nasional Indonesia, Shin Tae Yong, dan kapten tim, Rizky Ridho, akhirnya buka suara mengenai isu boikot pertandingan persahabatan antara Persija Jakarta melawan klub Australia, Brisbane Roar. Laga yang dijadwalkan digelar di Jakarta International Stadium (JIS) ini menjadi sorotan publik setelah adanya pernyataan boikot dari beberapa pihak.
Shin Tae Yong, yang akrab disapa STY, menyatakan bahwa dirinya tidak terlalu ambil pusing dengan kontroversi yang berkembang. Fokus utamanya adalah bagaimana timnas Indonesia dapat mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk agenda internasional yang lebih penting. “Saya tidak terlalu memikirkan soal itu,” ujar STY saat ditemui di Jakarta.
Sementara itu, Rizky Ridho, sebagai salah satu pemain yang juga menjadi sorotan, menegaskan bahwa dirinya dan rekan-rekannya di timnas tidak memiliki kaitan langsung dengan keputusan boikot tersebut. Rizky Ridho menjelaskan bahwa fokus para pemain adalah pada kompetisi dan persiapan tim. “Kami fokus pada pertandingan kami sendiri,” tegas Rizky Ridho.
Isu boikot ini muncul sebagai respons terhadap beberapa pihak yang menyatakan keberatan dengan penyelenggaraan laga tersebut di JIS. Alasan yang dikemukakan beragam, mulai dari masalah perizinan hingga isu-isu lain yang bersifat non-teknis. Namun, baik STY maupun Rizky Ridho berupaya untuk tidak terseret dalam pusaran perdebatan tersebut.
Shin Tae Yong lebih lanjut menggarisbawahi pentingnya menjaga fokus pada agenda tim nasional yang telah disusun. Ia menekankan bahwa setiap pertandingan uji coba, terlepas dari tim yang dihadapi, dapat memberikan pelajaran berharga bagi perkembangan skuad Garuda. “Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa belajar dari setiap pertandingan,” tambahnya.
Rizky Ridho juga menambahkan bahwa dirinya dan seluruh pemain tim nasional selalu siap jika dipanggil untuk membela negara, baik dalam pertandingan resmi maupun uji coba. Komitmen mereka adalah untuk memberikan yang terbaik di lapangan hijau, apapun lawan yang dihadapi dan di manapun pertandingan itu digelar. Sikap ini menunjukkan profesionalisme para pemain di tengah gejolak isu yang terjadi di luar lapangan.
