Friday, 28 August 2026
BREAKING
KESEHATAN

Terapi Singkat Obat Antitiroid Bisa Jadi Pilihan Aman untuk Penderita Graves Ringan

Oleh Rini Widiyarti August 28, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Pasien dewasa dengan penyakit Graves yang memiliki kadar antibodi reseptor tirotropin (TRAb) rendah berpotensi menghentikan terapi obat antitiroid lebih cepat, yaitu kurang dari satu tahun, tanpa peningkatan risiko kekambuhan. Temuan ini berdasarkan data yang dipublikasikan dalam jurnal Thyroid.

Penelitian ini membuka peluang baru dalam penanganan penyakit Graves, sebuah kondisi autoimun yang menyebabkan kelenjar tiroid memproduksi hormon tiroid secara berlebihan. Selama ini, pedoman umum merekomendasikan durasi terapi obat antitiroid antara 12 hingga 18 bulan, terlepas dari tingkat keparahan penyakit.

β€œPedoman saat ini umumnya merekomendasikan terapi obat antitiroid selama 12 hingga 18 bulan untuk penyakit Graves, terlepas dari tingkat keparahan penyakit,” ujar Salman Razvi, MD, FRCP, seorang dosen senior klinis dan konsultan di Translational and Clinical Research Institute, Newcastle University, Inggris. Namun, ia menambahkan bahwa banyak pasien dengan penyakit yang lebih ringan telah mencapai kondisi biokimia yang normal.

Data yang dikumpulkan dalam studi ini menunjukkan bahwa pasien dengan kadar TRAb yang lebih rendah di awal pengobatan memiliki kemungkinan lebih besar untuk mencapai remisi dini. Hal ini mengindikasikan bahwa penilaian kadar TRAb sejak awal terapi dapat menjadi faktor penentu dalam menyesuaikan durasi pengobatan. Dengan demikian, pasien yang menunjukkan respons baik dan memiliki profil risiko rendah dapat mempertimbangkan untuk menghentikan terapi lebih awal, yang berpotensi mengurangi beban pengobatan dan efek samping.

Lebih lanjut, studi ini menekankan pentingnya personalisasi pengobatan. Meskipun pedoman yang ada memberikan kerangka kerja umum, penelitian semacam ini memberikan bukti ilmiah untuk mendukung pendekatan yang lebih individual, dengan mempertimbangkan karakteristik spesifik pasien seperti tingkat keparahan penyakit dan respons terhadap terapi. Penghentian terapi antitiroid yang lebih dini pada kelompok pasien yang tepat dapat meningkatkan kualitas hidup mereka tanpa mengorbankan efektivitas pengobatan jangka panjang.

Bagikan: Facebook X WhatsApp