Friday, 28 August 2026
BREAKING
BERITA

Pertamina Tingkatkan Produksi Bioetanol dan B50 untuk Kurangi Ketergantungan Impor Energi

Oleh Emanuel August 28, 2026 2 hours lalu 0 komentar

PT Pertamina (Persero) menempuh langkah strategis dalam rangka transisi energi bersih dan penguatan ketahanan energi nasional. Upaya ini difokuskan pada peningkatan produksi bioetanol dan bahan bakar nabati jenis B50. Langkah ini diharapkan dapat menekan ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan bakar minyak (BBM).

Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, menegaskan komitmen perusahaan dalam mewujudkan energi yang lebih hijau. “Dalam rangka menjaga ketahanan energi nasional, Pertamina terus memperkuat strategi transisi energi bersih,” ujar Nicke Widyawati.

Peningkatan produksi bioetanol dan B50 ini merupakan bagian dari upaya Pertamina untuk mengurangi jejak karbon dan emisi gas rumah kaca. Bioetanol, yang merupakan produk hasil fermentasi biomassa seperti tebu atau jagung, menjadi salah satu alternatif bahan bakar yang ramah lingkungan. Sementara itu, B50 adalah campuran solar dengan 50% minyak sawit (fatty acid methyl ester/FAME).

Pertamina telah melakukan berbagai uji coba dan pengembangan untuk memastikan kualitas serta performa bioetanol dan B50 sesuai dengan standar yang berlaku. Melalui peningkatan kapasitas produksi, perusahaan berupaya untuk memenuhi kebutuhan domestik sekaligus mengurangi volume impor BBM yang selama ini membebani neraca perdagangan Indonesia.

Selain aspek lingkungan dan ketahanan energi, langkah ini juga berpotensi memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional, terutama bagi para petani komoditas yang menjadi bahan baku bioetanol dan B50. Diharapkan, peningkatan permintaan bahan bakar nabati ini dapat mendorong pertumbuhan sektor pertanian dan industri hilirnya.

Pertamina optimis bahwa dengan terus menggenjot produksi energi terbarukan seperti bioetanol dan B50, Indonesia dapat bergerak menuju kemandirian energi yang lebih kokoh di masa depan, sekaligus berkontribusi pada target global penurunan emisi karbon.

Bagikan: Facebook X WhatsApp