Thursday, 27 August 2026
BREAKING
KESEHATAN

Denosumab Dinilai Lebih Efektif Kurangi Risiko Osteoartritis Dibandingkan Bifosfonat pada Lansia

Oleh Rini Widiyarti August 27, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Terapi menggunakan denosumab berpotensi menurunkan risiko osteoartritis pada lansia dibandingkan dengan penggunaan bifosfonat oral. Temuan ini berasal dari studi yang dipublikasikan dalam jurnal Journal of Bone and Mineral Research.

Penelitian yang menggunakan metode emulasi uji coba target ini membandingkan tingkat kejadian osteoartritis pada lansia yang baru memulai terapi denosumab dengan mereka yang baru memulai bifosfonat oral. Selain itu, studi ini juga mengamati perbandingan antara lansia yang beralih dari bifosfonat oral ke denosumab dengan mereka yang tetap menggunakan bifosfonat oral.

Dalam kelompok lansia yang baru memulai pengobatan, partisipan yang menerima denosumab menunjukkan penurunan risiko osteoartritis dibandingkan dengan kelompok yang baru memulai bifosfonat oral. Hal ini mengindikasikan bahwa denosumab mungkin memiliki peran protektif terhadap perkembangan osteoartritis.

Analisis lebih lanjut juga mengungkapkan temuan serupa pada kelompok yang melakukan peralihan terapi. Lansia yang beralih dari bifosfonat oral ke denosumab memperlihatkan penurunan risiko osteoartritis yang lebih signifikan dibandingkan dengan mereka yang terus mengonsumsi bifosfonat oral. Data ini memperkuat dugaan manfaat denosumab dalam pencegahan osteoartritis.

Studi ini secara spesifik menyoroti potensi denosumab sebagai opsi terapi yang lebih unggul dalam mengurangi insiden osteoartritis pada populasi lansia yang memiliki osteoporosis. Meskipun demikian, penelitian lebih lanjut mungkin diperlukan untuk memahami sepenuhnya mekanisme di balik efek protektif ini dan mengkonfirmasi temuan dalam berbagai skenario klinis.

Bagikan: Facebook X WhatsApp