Sebuah pengembangan baru dalam pengobatan edema makula diabetik (diabetic macular edema/DME) menunjukkan potensi yang signifikan. Uji coba klinis awal membandingkan obat baru bernama OLN324, sebuah antibodi bispesifik yang menargetkan VEGF dan Ang-2, dengan faricimab pada pasien DME.
Hasil studi ini, yang dipresentasikan pada pertemuan tahunan American Society of Retina Specialists, mengungkapkan bahwa OLN324 mampu mengeringkan makula dengan cepat. Dr. Sunir J. Garg, seorang ahli bedah retina terkemuka, menyatakan bahwa hasil ini “setidaknya sebanding, jika tidak lebih baik” dibandingkan dengan obat yang sudah ada, Vabysmo (faricimab), yang diproduksi oleh Genentech.
Dr. Garg, yang juga menjabat sebagai kepala layanan retina di Wills Eye Hospital dan profesor oftalmologi, membagikan temuan ini dalam sebuah video bersama Healio. OLN324 dikembangkan oleh Ollin Biosciences. Kemampuannya untuk menargetkan dua jalur kunci, yaitu VEGF dan Ang-2, diduga menjadi kunci efektivitasnya.
Edema makula diabetik adalah komplikasi serius dari diabetes yang dapat menyebabkan kebutaan jika tidak diobati. Kondisi ini terjadi ketika pembuluh darah yang rusak di retina bocor, menyebabkan penumpukan cairan di makula, bagian mata yang bertanggung jawab untuk penglihatan detail.
Pengembangan OLN324 ini dipandang sebagai “perkembangan yang berpotensi menarik” oleh para ahli. Keberhasilan dalam uji coba awal ini membuka harapan baru bagi pasien DME yang membutuhkan pilihan pengobatan yang lebih efektif dan cepat.
