Wednesday, 26 August 2026
BREAKING
DUNIA

Pintu Unit Bayi Terkunci Saat Kebakaran Maut di RS Pakistan, 14 Nyawa Melayang

Oleh Rini Widiyarti August 26, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Insiden tragis menimpa sebuah rumah sakit di Pakistan, di mana kebakaran hebat merenggut nyawa 14 bayi yang baru lahir. Kebakaran yang terjadi di Unit Perawatan Intensif Neonatal (NICU) Rumah Sakit Lady Reading di Peshawar pada Selasa (31/10/2023) ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai prosedur keselamatan.

Saksi mata di lokasi kejadian mengklaim bahwa pintu menuju unit bayi tersebut terkunci saat api mulai menjalar. Pernyataan ini bertentangan dengan keterangan seorang pejabat rumah sakit yang disampaikan kepada BBC. Menurut pejabat tersebut, pintu unit tidak terkunci, melainkan dijaga oleh petugas keamanan demi melindungi para bayi yang rentan.

Kebakaran yang diduga berasal dari korsleting listrik ini dengan cepat membesar dan melalap sebagian besar unit NICU. Kepanikan melanda rumah sakit saat petugas pemadam kebakaran berjuang memadamkan api. Namun, upaya penyelamatan para bayi terhambat oleh situasi yang kacau dan kemungkinan akses yang terbatas.

Salah seorang saksi mata, yang identitasnya dirahasiakan, kepada media lokal menyatakan, “Kami mendengar teriakan, dan ketika kami sampai di sana, api sudah membesar. Pintu unit terkunci dari luar.” Kesaksian ini menambah lapisan kecurigaan terhadap penanganan darurat di rumah sakit tersebut.

Sementara itu, pihak manajemen Rumah Sakit Lady Reading masih melakukan investigasi internal terkait penyebab pasti kebakaran dan kronologi kejadian. Juru bicara rumah sakit berjanji akan memberikan keterangan lebih lanjut setelah penyelidikan rampung. Namun, kehilangan 14 nyawa bayi yang tak berdosa ini telah menimbulkan duka mendalam dan kemarahan publik terhadap sistem keselamatan di fasilitas kesehatan.

Pihak berwenang setempat juga telah membentuk tim investigasi independen untuk menelusuri dugaan kelalaian dalam standar operasional prosedur (SOP) keselamatan kebakaran di rumah sakit tersebut. Hasil investigasi diharapkan dapat memberikan kejelasan dan mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Bagikan: Facebook X WhatsApp