PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), emiten yang dikenal bergerak di sektor energi terbarukan, mengumumkan pergeseran strategis dalam lini bisnisnya. Perusahaan ini berencana melakukan diversifikasi usaha, tidak lagi hanya berfokus pada bisnis batu bara.
Langkah ini menandai transformasi TOBA dari perusahaan yang identik dengan energi fosil menjadi entitas bisnis yang lebih luas. Perubahan arah ini diprediksi akan melibatkan aksi korporasi berskala besar, yang akan menjadi sorotan dalam industri.
Direktur Keuangan TOBA, Muhammad Sulhan, mengungkapkan bahwa perseroan telah menyusun peta jalan (roadmap) yang jelas untuk mencapai target tersebut. “Kami sudah punya roadmap yang cukup clear untuk ke depannya,” ujarnya dalam sebuah kesempatan.
Perubahan fundamental ini diantisipasi melalui dua fase utama. Fase pertama, yang telah dimulai sejak 2023, berfokus pada pembangunan ekosistem bisnis baru. Fase kedua, yang akan dimulai pada 2025, akan menjadi momentum akselerasi pertumbuhan melalui berbagai aksi korporasi.
Salah satu strategi kunci dalam diversifikasi ini adalah melalui akuisisi. TOBA berencana untuk mengakuisisi perusahaan-perusahaan yang memiliki potensi bisnis di luar sektor batu bara. “Akuisisi itu memang salah satu strategi untuk mengejar pertumbuhan,” ungkap Sulhan.
TOBA menargetkan untuk mengurangi kontribusi pendapatan dari batu bara menjadi 50% pada tahun 2030. Saat ini, sekitar 90% pendapatan perusahaan masih berasal dari bisnis batu bara. Target ini menunjukkan ambisi besar TOBA untuk bertransformasi secara signifikan dalam satu dekade ke depan.
Lebih lanjut, Sulhan menjelaskan bahwa perseroan telah mengidentifikasi beberapa sektor potensial yang akan menjadi fokus diversifikasi. “Kita akan mulai masuk ke sektor-sektor baru yang akan kita kembangkan,” katanya tanpa merinci sektor-sektor tersebut.
Perubahan ini juga didukung oleh komitmen perusahaan terhadap prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG). TOBA berupaya untuk terus menjadi bagian dari solusi energi bersih di masa depan, sejalan dengan tren global yang semakin mengarah pada energi terbarukan dan berkelanjutan.
