Tuesday, 25 August 2026
BREAKING
BERITA

IESR Desak Pemerintah Beri Insentif Lebih Besar untuk Motor Listrik

Oleh Emanuel August 24, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Lembaga Institute for Essential Services Reform (IESR) mendesak pemerintah untuk segera menerbitkan paket kebijakan ekonomi yang lebih agresif dalam mendorong masyarakat beralih dari kendaraan berbahan bakar minyak (BBM) ke kendaraan listrik. Desakan ini muncul menyusul penetapan insentif pembelian motor listrik sebesar Rp 3 juta per unit, yang dinilai belum optimal oleh IESR.

Angka insentif yang ditetapkan pemerintah ini lebih rendah dibandingkan dengan rencana awal yang sempat diwacanakan, yaitu sebesar Rp 5 juta per unit. Menurut Direktur Eksekutif IESR, Fabby Tumiwa, insentif yang lebih besar sangat krusial untuk mengakselerasi adopsi motor listrik di tengah masyarakat. Ia menekankan bahwa besaran insentif yang menarik akan menjadi daya ungkit utama bagi masyarakat untuk mempertimbangkan penggantian kendaraan.

IESR berpandangan bahwa peralihan ke kendaraan listrik bukan sekadar tren, melainkan sebuah keharusan untuk mencapai target bauran energi baru terbarukan (EBT) dan mengurangi ketergantungan pada BBM fosil. “Kita perlu mendorong masyarakat untuk beralih dari kendaraan konvensional ke kendaraan listrik. Ini penting untuk mencapai target bauran EBT kita,” ujar Fabby Tumiwa dalam sebuah diskusi virtual pada Selasa (23/5).

Lebih lanjut, Fabby menjelaskan bahwa besaran insentif yang kini ditetapkan pemerintah sebesar Rp 3 juta, masih belum cukup kuat untuk meyakinkan sebagian besar masyarakat. Ia mencontohkan, jika harga motor listrik berada di kisaran Rp 15 juta hingga Rp 20 juta, maka insentif Rp 3 juta masih dirasa kurang signifikan untuk mengubah keputusan pembelian. Dibutuhkan angka yang lebih besar untuk memberikan dorongan yang berarti.

IESR juga menyoroti perlunya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam implementasi kebijakan ini. Selain insentif pembelian, IESR juga menyarankan adanya kebijakan lain yang mendukung, seperti pembangunan infrastruktur pengisian daya yang memadai dan kemudahan akses permodalan bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan listrik. Dengan demikian, peralihan ini diharapkan dapat berjalan lebih mulus dan efektif.

Bagikan: Facebook X WhatsApp